Tanjung Lesung, Banten. TEMPO/ Amatul Rayyan
Topik
Tanjung Lesung Diusulkan Masuk Kawasan Ekonomi Khusus
TEMPO.CO, Serang - Pemerintah Provinsi Banten mengusulkan wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut dilakukan karena pemerintah melihat potensi wisata di Tanjung Lesung sangat bagus untuk dikembangkan.
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Banten, Egi Djanuiswaty, mengatakan, usulan Tanjung Lesung sebagai KEK pariwisata di Banten diharapkan bisa dikabulkan pemerintah pusat. Selain Banten, saat ini, 60 wilayah tempat wisata di Indonesia juga diusulkan untuk ditetapkan menjadi KEK pariwisata.
“Pemerintah pusat belum menetapkan daerah mana yang akan dijadikan KEK pariwisata. Kami berharap, Tanjung Lesung bisa masuk menjadi salah satunya,” ujar Egi, Senin, 1 Agustus 2011.
Menurut dia, luas area wisata di Tanjung Lesung yang akan diusulkan untuk pengembangan KEK pariwisata mencapai 1.500 hektare. Luas ini ditambah puluhan hektare sebagai zona penunjangnya. Usulan Tanjung Lesung menjadi KEK pariwisata adalah untuk meningkatkan ekonomi di wilayah Banten bagian Selatan. “Selain memiliki potensi yang bagus, nantinya kesenjangan ekonomi di Banten Selatan bisa teratasi."
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Provinsi Banten, Achmad Sari Alam, juga mendukung usulan Tanjung Lesung sebagai KEK pariwisata. Dia meminta Banten berkomitmen untuk membangun infrastruktur jalan dan penerangan jalan umum di kawasan tersebut. “Jika tidak dilakukan, pembangunan pariwisata di Banten sulit dilakukan,” ujarnya.
WASI’ULULUM





