Purnomo Yusgiantoro. REUTERS/Beawiharta
Berita Terkait
Infografis
Menteri Pertahanan: Waspadai Panai dan Abepura
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan pemerintah memantau dua titik rawan kerusuhan, yaitu Panai dan Abepura. Ini terkait kerusuhan yang terjadi di Papua pada Senin lalu. Dalam insiden ini, 4 orang tewas. ''Kita waspadai, memang terkait dengan masalah politik karena disana ada bintang kejora," katanya di Istana Presiden, Rabu 3 Agustus 2011.
Senin lalu, kerusuhan terjadi di Abepura, Jayapura yang menewaskan 4 orang. Salah satu korban tewas diidentifikasi sebagai prajurit satu TNI, Dominikus Keraf. Senin subuh di poros Koya, Nafri, Abepura. Para pelaku memalang batang pohon dan meminta setiap kendaraan berhenti kemudian para pelaku segera menyerang penumpang kendaraan. Selain menggunakan parang, pelaku juga menggunakan senjata api.
Pemerintah, kata Purnomo, akan memproses semua tindak kekerasan dan kejahatan. Ia melanjutkan, jika memang terbukti makar akan diproses hukum. Namun, ia mengatakan belum ada temuan yang mengarah pada hal itu. Ia mengemukakan memang konferensi untuk referendum dilakukan di London Inggris namun tidak mendapat respon masyarakat internasional.
Upaya yang dilakukan pemerintah, kata dia, selalu dilakukan dengan cara persuasif. Kerusuhan juga sempat terjadi di Puncak Jaya. Namun hal itu tidak terkait dengan upaya makar. "Upaya yang dilakukan tidak harus dipublikasikan," katanya.
EKO ARI WIBOWO





