foto

TEMPO/Arie Basuki

Penyaluran Raskin Selesai Sebelum Lebaran

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah mengupayakan penyaluran beras untuk masyarakat miskin (raskin) selesai sebelum Lebaran. "Jatah raskin diminta dipercepat," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo, Rabu, 3 Agustus 2011.

Dengan penyaluran raskin lebih cepat diharapkan tidak terjadi lonjakan permintaan yang memicu kenaikan harga pada bulan ini. Raskin yang digelontorkan setiap bulan biasanya sebanyak 260 ribu ton. Jumlah ini sama dengan 10 persen dari konsumsi nasional bulanan dan bisa mengurangi permintaan.

Sebelumnya Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menilai lonjakan permintaan bahan pokok menjadi salah satu penyebab kenaikan harga. "Kami sudah kerja keras mengamankan stok. Tapi, kenaikan harga selalu terjadi di bulan-bulan ini karena permintaan naik."

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, bulan lalu harga beras mencapai Rp 7.303 per kilogram. Harga beras naik 2,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya.


Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk meredam kenaikan harga atau paling tidak menahan harga yang tinggi. "Pada awal Agustus ini sudah terlihat penurunan sekitar Rp 10-20 per kilogram," kata Gunaryo.

Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi DKI Jakarta Reynalda Madjid mengatakan Pemerintah Jakarta mempertemukan secara langsung pedagang dan petani pada satu forum perdagangan. Dengan pertemuan langsung itu transaksi jual beli bisa terjadi sekaligus mengurangi biaya-biaya distribusi. "Harga beli beras di pertemuan itu sekitar Rp 6.300 per kilogram."

EKA UTAMI APRILIA