Gas Meledak Jelang Berbuka, Tiga Wanita Terbakar

TEMPO.CO, Bandung - Gas elpiji dari tabung melon yang bocor meledak di sebuah rumah di Gang Sukamulya II Nomor 37 RT 3 RW 9 Kelurahan Suka Asih Kecamatan Bojong Loa Kaler. Kota Bandung, menjelang buka puasa Rabu, 3 Agustus 2011. Akibatnya, dua penghuni rumah, Saripah, 76 tahun, dan Nani, 40 tahun, dan pedagang gas, Atun, 40 tahun, mengalami luka bakar serius.

"Para korban mengalami luka bakar mungkin sekitar 70 persen,"ujar Kepala Kepolisian Sektor Bojongloa Kaler Kota Komisaris Syarif Hidayat di lokasi kejadian. Kini mereka dibawa ke unit gawat darurat Rumah Sakit Imanuel.

Menurut salah satu keluarga korban, Kosasih, 48 tahun, kejadian bermula saat nenek Saripah hendak menyalakan kompor gas sekitar pukul 17.20 WIB. Kehabisan gas, ia lalu membeli gas di warung milik tetangganya, Atun.

Atun kemudian membantu Saripah memasangkan selang kompor ke regulator tabung di dapur. Sadar pemasangan selang belum sempurna, Atun lalu kembali sejenak ke warungnya diduga untuk mengambil perlatan.

Namun sebelum berlalu, Atun sempat berpesan kepada Saripah agar jangan dulu menyalakan kompor. "Mungkin karena salah dengar akibat sudah tua, mamah Ipah tetap menyalakan kompor dan akhirnya terjadi letupan gas terbakar,"tutur Kosasih.

Kaget mendengar suara letusan, Atun yang baru beberapa langkah meninggalkan dapur lewat pintu samping, langsung kembali dan berusaha menyelamatkan Saripah. Begitupun Nani, yang tengah lesehan di ruang keluarga, langsung memburu ke dapur.

"Tapi seperti mamah Ipah, akhirnya Nani dan Atun juga ikut terbakar,"tandas Kosasih.

Dari lokasi kejadian, polisi tampak mengamankan kompor gas dan tabung melon milik korban yang tampak masih utuh. "Seperti biasa untuk kepentingan penyelidikan, kami selanjutnya akan berkoordinasi dengan pihak elpiji,"kata Syarif.



 



ERICK P HARDI