Parcel. TEMPO/Arif Fadillah
Topik
Parcel Dilarang, Mobil Dinas Boleh Dipakai Berlebaran
TEMPO.CO, Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Suyoto melarang seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima hadiah Lebaran berupa parcel ataupun uang dalam amplop.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga tidak menyiapkan anggaran untuk membagi-bagikan hadiah Lebaran kepada pejabat ataupun karyawan. “Tidak ada parcel karena pejabat tidak boleh menerima atau membagikannya,” kata Suyoto kepada Tempo usai mengikuti sidang di Gedung DPRD Bojonegoro, Rabu siang, 3 Agustus 2011.
Menurut Suyoto, sejak dirinya terpilih menjadi Bupati Bojonegoro tahun 2008 lalu larangan menerima atau membagikan hadiah Lebaran sudah ditegaskan sebagai kebijakannya.
"Tidak ada pos anggaran hadiah Lebaran dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Jadi, kalau ada pertanyaan mengapa pemerintah daerah tidak menyediakan hadiah lebaran, jawabannya jelas: karena anggarannya tidak ada,” tutur dia.
Namun, Suyoto membolehkan para pejabat di Bojonegoro menggunakan mobil dinas untuk berlebaran. “Namun harus dipertanggungjawabkan. Kalau rusak, diperbaiki dengan biaya sendiri,” ucap dia lagi.
Suyoto berdali, penggunaan mobil dinas untuk berlebaran agar mobil tetap bisa beroperasi. Sebab, kalau dibiarkan nganggur dan mengalami kerusakan, malah akan membebani anggaran pemerintah. ”Daripada tidak difungsikan, pejabat yang memiliki mobil dinas boleh menggunakannya.”
SUJATMIKO





