Tiket Kereta Ekonomi Dijual Via Online

Tiket Kereta Ekonomi Dijual Via Online

Penumpang berdesak desakan menaiki kereta api Kelas ekonomi Senja Bengawan jurusan Solo Jebres- Jakarta Tanah Abang di Stasiun Purwosari, Solo, Senin (12/9). Meskipun arus mudik belum mencapai puncak, namun banyak penumpang yang tetap tidak terangkut. Penumpang tersebut terpaksa harus menunggu keberangkatan kereta berikutnya. TEMPO/Andry Prasetyo

TEMPO.CO, Purwokerto - PT. KAI Daops V Purwokerto membuat kebijakan baru terkait penjualan tiket kereta ekonomi dalam menghadapi mudik Lebaran tahun ini. Kini, masyarakat bisa membeli tiket kereta ekonomi secara online.

“Tiket kereta ekonomi bisa dipesan tujuh hari sebelum pemberangkatan,” terang Kepala Humas Daops V Purwokerto, Surono, Kamis, 4 Agustus 2011.

Surono mengatakan, kebijakan baru ini merupakan strategi agar masyarakat tidak perlu mengantre di loket stasiun sebelum pemberangkatan. Sesuai pengalaman sebelumnya, banyak masyarakat yang harus berdesakan untuk mendapatkan tiket kereta ekonomi saat mudik Lebaran.

Masih menurut Surono, Daops V akan memberangkatkan lima kereta ekonomi untuk melayani mudik Lebaran. Lima kereta ekonomi tersebut yakni, Kereta Ekonomi Logawa (Purwokerto- Jember), Serayu (Kroya- Jakarta lewat Bandung), Kutojaya (Kutoarjo- Pasarsenen) dan Kutojaya Selatan (Kutoarjo- Kiaracondong).

Ia menambahkan, penjualan tiket kereta ekonomi secara online untuk masa Lebaran akan dimulai serentak pada 17 Agustus mulai pukul 07.00 untuk keberangkatan H-7 (tanggal 23 Agustus 2011). Tiket kereta ekonomi yang dijual secara online tersebut semuanya tanpa tempat duduk, penumpang dibebaskan memilih tempat duduknya sendiri sesuai nomor gerbongnya dalam tiket.

Tahun ini, kata Surono, tiket yang dijual akan dibatasi maksimal 150 penumpang untuk satu gerbong. Hal ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang.

Dengan pembatasan kapasitas ini, kata dia, jumlah tiket yang akan dijual untuk kereta Serayu pagi, Serayu Malam dan Kutojaya Selatan masing-masing hanya 970 lembar per hari per kereta api. Untuk kereta Kutojaya (Kutoarjo-Pasarsenen), tiap hari hanya akan dijual 1.200 tiket, sedangkan kereta Logawa jurusan Jember hanya akan dijual 1.120 tiket per hari.

Dengan adanya pemesanan tiket ekonomi yang bisa dilakukan 7 hari sebelum hari keberangkatan ini, masyarakat dihimbau untuk melakukan pemesanan tiket dan tidak melakukan pembelian tiket secara mendadak pada hari keberangkatan. “Karena dengan pembelian tiket secara mendadak pada hari H, kesempatan mendapatkan tiket akan sangat kecil mengingat sangat terbatasnya jumlah tiket yang disediakan,” katanya.

Dihubungi terpisah, Vice President Daops V Purwokerto Sinung Tri Nugroho menegaskan, penumpang yang diperkenankan masuk ke peron dan naik kereta adalah penumpang yang memiliki tiket sesuai dengan tanggal dan kereta yang bersangkutan. “Pada saat arus balik nanti, penumpang yang belum memiliki tiket pada hari keberangkatan sebaiknya tidak perlu datang ke stasiun karena dipastikan tidak akan dapat naik,” tegas Sinung.

Kebijakan baru penjualan tiket ekonomi secara online ditanggapi positif oleh Inggit Wahyu Putra, mahasiswa asal Banyuwangi yang berkuliah di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. “Tiap tahun saya mudik naik Logawa. Kalau dijual online, saya bisa mempersiapkan jauh-jauh hari untuk mudik,” katanya.

Inggit Wahyu menambahkan kereta ekonomi biasanya akan diserbu pemudik karena harga tiketnya yang murah. “Semoga kenaikan harga tiketnya tidak terlalu tinggi,” ujarnya.

ARIS ANDRIANTO


Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan