TEMPO/Dasril Roszandi
Infografis
IHSG Anjlok, Bapepam-LK Yakin Fundamental Ekonomi Masih Bagus
TEMPO.CO, Jakarta - Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi cukup tajam pada hari ini, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yakin perekonomian secara keseluruhan masih kuat. "Fundamental ekonomi (Indonesia) masih bagus," ujar Ketua Bapepam-LK Nurhaida usai jumpa pers di kantornya, Jumat (5/8).
Pada penutupan perdagangan akhir pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi tajam hingga 200 poin (4,87 persen) ke level 3.921. Sementara Indeks LQ 45 juga ditutup jatuh 36,8 poin (5,5 persen) ke level 693.
Nurhaida mengatakan, penurunan IHSG pada hari ini disebabkan dua faktor. Pertama dari sisi global adanya pengaruh krisis utang Yunani dan Irlandia yang akhirnya menular ke sejumlah negara Eropa dan juga Amerika Serikat. "Mulai menular dari Italia dan kemudian merembet hingga ke Amerika. Hal itu menyebabkan dampak negatif terhadap pasar," katanya.
Nurhaida pun menjelaskan, besarnya porsi utang Yunani dalam portofolio perbankan Italia menyebabkan turunnya nilai dari surat utang Italia. Ditambah lagi dengan lamanya pengambilan keputusan parlemen Amerika Serikat tentang besaran utang. "Ini menyebabkan investor cenderung menarik investasinya," katanya.
Sedangkan dari pengaruh lokal, ujarnya, terjadinya panic selling yang dilakukan sejumlah investor karena dipengaruhi kondisi global yang tidak menentu membuat indeks harga saham terganggu. "Padahal, indeks kita akhir-akhir ini naik cepat sekali," katanya.
SUTJI DECILYA





