Gunung Marapi Kembali Semburkan Abu  

Gunung Marapi Kembali Semburkan Abu  

Gunung Marapi dilihat dari Kota Padangpanjang, Sumatera Barat. ANTARA/Iggoy el Fitra

TEMPO.CO, Padang - Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengeluarkan letusan dan menyemburkan abu cukup tebal yang terlihat oleh penduduk di sekitar Marapi, Sabtu, 6 Agustus 2011.

Petugas Pos Pengamat Gunung Marapi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Bukit Tinggi Warsono mengatakan letusan terjadi pukul 08.09 WIB sebanyak satu kali dengan ketinggian 300 meter. “Letusan bisa diamati secara visual karena cuaca cerah,” ujarnya. “Gempa-gempa vulkanik masih terus terjadi. Hari ini gempa vulkanik dangkal terjadi satu kali dan gempa vulkanik dalam dua kali,” ucap Warsono menambahkan.

Ia mengatakan aktivitas seismik Gunung Marapi terlihat menurun dibandingkan 3 Agustus lalu. “Tapi aktivitas Marapi masih tinggi karena tetap ada letusan, gempa tetap seperti kemarin,” kata Warsono lagi.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM meningkatkan status Gunung Marapi di Kabupaten Agam menjadi Waspada atau Level II pada Rabu, 3 Agustus 2011, pukul 11.00 WIB. Sebelumnya status Marapi adalah Normal atau Level I.

Pada 3 Agustus lalu terjadi delapan kali letusan dari kawah utama Marapi disertai asap berwarna kelabu tebal dengan tinggi 300 hingga 1.000 meter dari atas puncak. Pada saat itu juga terekam satu kali gempa letusan dengan amplitudo maksimum 40 mm dan lama gempa 67 detik.

Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi juga sudah melarang masyarakat mendekati pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak. Sebab, kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik dapat membahayakan.

Erupsi Gunung Marapi terakhir terjadi pada 2005 berupa erupsi eksplosif pada kawah sentral. Erupsi masa lalu yang banyak mengakibatkan korban terjadi pada 1975 merupakan erupsi magmatik dan freatik.

FEBRIANTI


Komentar (0)


Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi tempo.co. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Copyright © 2011
TEMPO
.CO
Wajib Baca!
X