REUTERS/Saad Shalash
Anggota Polisi dan TNI Nyaris Duel Gara-gara Balapan Liar
TEMPO.CO, Sumenep - Seorang anggota TNI dari kesatuan intel Kodam V Brawijaya berinisial Serda JS diduga menodongkan pistol ke seorang anggota Polsek Kalianget, Kabupaten Sumenep.
Ribu-ribut sesama aparat penegak hukum ini terjadi pada Sabtu dini hari, 6 Agustus 2011, menjelang sahur. Saat itu, Serda JS yang berambut gondrong sedang berada di tengah-tengah gerombolan anak muda yang hendak melakukan balapan liar di Jalan Raya Kalianget.
Namun di saat yang sama sejumlah anggota polisi dari Polsek Kalianget datang berpatroli dan membubarkan balapan liar tersebut. Pembubaran itu membuat Serda JS tersinggung, kemudian menodongkan sebuah benda mirip pistol ke polisi di depannya.
Beruntung cekcok bisa diredam setelah sejumlah petinggi Koramil Kalianget dan Polres Sumenep turun ke lokasi. Serda JS kemudian dibawa ke Kodim 0827 Sumenep untuk diperiksa lebih lanjut.
"Ini hanya salah paham, tidak ada masalah, anggota intel itu sudah dibawa ke Kodim," kata Danramil Kalianget Kapten Agus S.
Namun Agus enggan menceritakan kronologi ribut-ribut tersebut. "Soal itu tanya ke atasan," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Kapolres Sumenep Ajun Komisaris Besar Susanto. Dia mengatakan tidak ada masalah berarti dalam kasus itu. Hanya masalah kenakalan remaja yang suka kebut-kebutan. "Hanya masalah balapan liar biasa," ujarnya.
MUSTHOFA BISRI





