TEMPO/Tri Handiyatno
Topik
Pemerintah Kucurkan Rp 110 Miliar untuk Pasar Murah di Indonesia
TEMPO.CO, Jambi - Selama bulan Ramadhan, Lebaran dan hari Natal tahun ini, pemerintah melalui Kementrian BUMN mengalokasikannya sebesar Rp 110 miliar untuk penyelengaraan pasar murah di seluruh Indonesia. Sebanyak 23 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dilibatkan dalam kepeduliannya terhadap masyarakat ini.
Provinsi Jambi sendiri kebagian Rp 1 miliar. “Setiap harga barang pokok akan kami subsidi sampai 30 persen dari harga pasar. Jadi warga hanya membayar 70 persennya saja dalam satu paket”, kata Iskandar Sulaiman, Ketua Forum Komunikasi BUMN Provinsi Jambi, kepada Tempo, Minggu 7 Agustus 2011.
Pasar murah ini menjual paket sembako terdiri dari 5 kilogram beras mutu baik, satu kilogram miyak goreng, gula pasir dan teh seduh.
BUMN yang peduli pasar murah itu meliputi PTP Nusantara VI, Pelindo II, PT. Garuda Indonesia Airways, Pegadaian, Telkom, Pusri, Pertamina, PT.Pos, Jasa Raharja, Jamsostek, Jasindo, Askes, Askrindo, Bank Mandiri, Taspen, Angkasa Pura II, PLN, Asuransi Jiwasraya, Perum Perumnas, Perum Bulog, BTN, BNI, Pertani, Surveyor dan PGN.
Dikatakan Iskandar, kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga periode, yakni pada saat H -3 Ramadhan, H -7 Idul Fitri dan H -3 Natal tahun 2011.
Khusus di Jambi, dipilih tiga tempat pelaksanaan, meliputi Kota Jambi dengan koordinator pelaksananya BRI, mengambil tempat di Asrama Haji Kota Baru, BRI Simpang Rimbo, Jembatan Aur Duri dan BRI Cabang Pasar. Di Kabupaten Sarolangun koordinator pelaksananya Jamsostek. Sedangkan wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dikoordinir oleh PTP Nusantara VI (Persero).
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga masyarakat setempat, Maumunah, 51 tahun, salag seorang warga Jelutung, Kota Jambi, misalnya menyatakan, kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama warga kurang mampu.
"Ini sangat membantu, karena masyarakat kurang mampu selalu dihadapkan dengan kondisi sulit setiap kali menghadapi puasa maupun lebaran, akibat harga barang pokok terus mengalami kenaikan. Jika bisa kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin dan setiap daerah kabupaten," ujarnya.
Sementara itu M. Benny Subagia, Sekretaris Ekskutif Forum Komunikasi BUMN Propinsi Jambi, menyebutkan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian BUMN terhadap masyarakat. Utamanya kepada masyarakat yang kurang mampu disebabkan menjelang hari-hari besar agama, harga sembako (sembilan bahan pokok) cendrung naik.
SYAIPUL BAKHORI





