foto

Partai Golkar. Dok. TEMPO/Santirta M.

Golkar Bentuk Tim Khusus Tangani Kader Membelot

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar membentuk tim khusus menangani sejumlah kader Golkar yang tercatat terlibat kepengurusan di ormas Nasional Demokrat (Nasdem). Tim khusus tersebut dimotori Ketua Bidang Organisasi, Kader, dan Kepemudaan DPP Partai Golkar Mahyudin dan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Setya Novanto.

"Ada tim untuk menindaklanjuti semua itu," kata Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham saat dihubungi, Kamis, 11 Agustus 2011.

Seperti diberitakan, para petinggi Partai Golkar mewaspadai keberadaan organisasi yang dimotori Surya Paloh tersebut. Pengurus DPP Golkar bereaksi keras dan mengancam menjatuhkan sanksi berat bagi kadernya yang menjadi pengurus Nasional Demokrat. Golkar memberi ultimatum hingga hari ini kepada sejumlah kadernya untuk menentukan sikap.

Beberapa nama kader Golkar yang tercatat sebagai pengurus ormas Nasional Demokrat, antara lain Meutia Hafid (anggota Komisi 11 DPR), Sayed Fuad Zakaria (anggota Komisi 8 DPR), Jeffrie Geovanie (anggota Komisi 1 DPR), Enggartiasto Lukita (anggota Komisi 1 DPR), Ferry Mursyidan Baldan (bekas pengurus DPP Golkar), dan Syamsul Muarif (bekas pengurus DPP Golkar).

Idrus mengaku tidak tahu persis nama-nama kader Golkar yang masih berada di kepengurusan Nasional Demokrat. Namun, berdasarkan informasi terakhir yang ia terima, empat nama kader Golkar yang menjadi anggota Dewan sudah menyatakan mengundurkan diri dari Nasional Demokrat, sedangkan yang lain belum diketahui sikapnya. "Hampir semua sudah mengantarkan surat mengundurkan diri (dari Nasdem). Berpolitik itu tidak perlu susah-susah, yang penting punya komitmen," kata dia.

MAHARDIKA SATRIA HADI