foto

ANTARA/Asep Fathulrahman

Banten Siapkan Dua Pelabuhan Alternatif untuk Mudik  

TEMPO.CO, Serang - Pemerintah Provinsi Banten bersama PT Pelindo menyiapkan dua pelabuhan alternatif untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Merak saat mudik Lebaran Idul Fitri 2011 berlangsung. Dua pelabuhan tersebut, yakni Pelabuhan Indah Kiat yang letaknya tidak jauh dari Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Ciwandan di Kota Cilegon.

"Kami menyiapkan dua pelabuhan alternatif, yakni Pelabuhan Indah Kiat dan Pelabuhan Ciwandan untuk membantu PT ASDP,” kata Kepala Supervisi dan Perencanaan PT Pelindo Banten Ali Digri, Jumat, 12 Agustus 2011.

Selain menyiapkan pelabuhan alternatif, Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama dengan PT ASDP dan PT Marga Mandala Sakti (MMS) juga telah menyiapkan sejumlah tempat parkir untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik pada H-7 Lebaran. Lokasi parkir tersebut di antaranya di Jalan Cikuasa atas dan Cikuasa bawah, Kota Cilegon, rest area tol Tangerang-Merak, tepatnya di kilometer 13, 42, dan 68,5 dan di sekitar Stasiun Kereta Api Merak.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Darat, dan Penyeberangan (Gapasdap) Merak Togar Napitupulu mengaku akan menurunkan sebanyak tujuh kapal bantuan untuk mengangkut para pemudik. Keseluruhan kapal roll on–roll off (RORO) yang dioperasikan saat mudik nanti berjumlah 40 kapal.

Sebanyak tujuh kapal bantuan itu, yakni Kapal Motor Penumpang (KMP) Pulo Telo, Raja Enggano, Darma Ferry 9, Gelis Rawu, Ferindo 5, Bontang Ekspres, dan KMP Rodita. “Kapal-kapal ini, jika kondisinya padat akan dimaksimalkan,” katanya.

Menurut Togar, untuk kapal yang biasa operasi dan saat ini sedang melakukan docking, akan bisa beroperasi pada H - 15 Idul Fitri. “Nantinya saat kondisi kendaraan penuh, kapal yang beroperasi bisa dimaksimalkan sebanyak 28 setiap harinya,” kata Togar.

WASI’UL ULUM