Tempo/Aditia Noviansyah
Topik
Jelang Lebaran, Omset Pegadaian Naik 25 Persen
TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Lebaran, animo masyarakat memanfaatkan jasa pergadaian terus melonjak. Namun ternyata, selain faktor kebutuhan akan sejumlah uang, pegadaian juga dimanfaatkan warga sebagai tempat menitipkan barang.
Di kantor pegadaian unit syariah Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, misalnya. Siang ini, Jumat, 12 Juli 2011, terlihat puluhan warga mengantre untuk mendapatkan pelayanan. Kebanyakan mereka datang untuk menggadaikan emas. Ketika kantor gadai masih tutup dan istirahat siang, sudah ada beberapa warga yang mengantri.
Manager Divisi Gadai Syariah Perum Pegadaian, Wartono, menyebutkan biasanya mendekati Lebaran terjadi kenaikan nasabah hingga 25 persen. Dibanding hari biasa, biasanya masyarakat menggadaikan barang untuk jangka waktu pendek.
Selain itu, menurut dia, di daerah yang banyak mahasiswa dan pemudik, jadi biasanya kenaikan lebih tinggi. "Jadi, mereka pinjam uang untuk mudik sambil menitipkan barang biar aman selama mudik," ujarnya saat ditemui di kantor pusat Pegadaian Jakarta Pusat, Jumat, 12 Agustus 2011.
Biasanya jenis barang yang dititipkan adalah emas. Di unit kantor pusat Kramat Raya, pegadaian emas bisa mencapai 90 persen. Mendekati Lebaran baru mulai digadaikan barang elektronik, seperti televisi dan komputer. "Biasanya ini digadaikan mahasiswa yang mau pulang mudik," lanjutnya.
Menurut Wartono, biasanya barang yang digadaikan mendekati Lebaran tidak dalam jangka waktu lama. Biasanya begitu musim Lebaran berakhir, warga akan kembali mengambil barangnya. Pola ini terjadi di hampir semua unit. Hal ini berbeda dengan pola pegadaian biasa yang dimanfaatkan warga minimal tiga bulan.
Putri Melani, 24 tahun, yang ditemui di Pegadaian Syariah Jalan Kramat Raya, misalnya. Dia menyebutkan berencana menggadaikan komputer di kosnya selama libur Lebaran. Saat ini Putri datang ke pegadaian baru sebatas mencari informasi dari petugas. "Selain buat ongkos mudik ke Surabaya, ya sekaligus dititipkan," ujarnya.
Menurut Putri, menitipkan barang di pegadaian jauh lebih aman daripada membiarkan di kos. "Di sini, kan, penjagaannya ketat, kalaupun hilang ada yang tanggung jawab," ujarnya.
IRA GUSLINA





