foto

Gunung Soputan yang menyemburkan debu vulkanik. ANTARA/Andika Wahyu

Pendaki Dilarang ke Puncak Soputan dan Lokon  

TEMPO.CO, Manado - Pecinta alam dilarang memperingati Hari Kemerdekaan di puncak Gunung Soputan dan Lokon tahun 2011 ini. Kedua gunung itu sedang dalam aktivitas tinggi.

"Tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan untuk saat ini. Memang setiap tahun ada upacara kemerdekaan di Gunung Soputan yang dilakukan para pecinta alam, tapi dengan aktivitas yang tinggi saat ini, kami rasa itu kami larang," kata Kepala Pos Pemantau Gunung Soputan Sandy Manengkey.

Sandy mengatakan saat ini pihaknya telah menyiapkan pos penjagaan di kaki Gunung Soputan untuk mencegah para pendaki yang nekat tetap naik ke puncak Gunung Soputan untuk melakukan upacara kemerdekaan.

"Biasanya mereka akan naik semenjak tanggal 15 Agustus seperti hari ini. Makanya, kami sudah mengantisipasi dengan melakukan penjagaan," jelas Sandy kembali.

Hal senada juga disampaikan Kepala Pos Pemantau Gunung Berapi Sulawesi Utara Farid Ruskanda Bina. Ia mengaku memberlakukan hal yang sama dengan Gunung Lokon di Kota Tomohon. "Yang pasti kita cegah saja jangan sampai ada hal-hal yang tak diinginkan," jelas Farid.

Sekadar diinformasikan Minggu, 14 Agustus kemarin, Gunung Soputan kembali meletus dan mengeluarkan lava panas. Status gunung ini pun dinaikkan dari waspada menjadi siaga.

ISA ANSHAR JUSUF