foto

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. ANTARA/Prasetyo Utomo

Mega Tak Hadiri Pidato Kenegaraan SBY  

TEMPO.CO, Jakarta - Pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2011 ini juga dihadiri sejumlah mantan presiden dan menteri. Tampak mantan Presiden BJ Habibie yang duduk di barisan depan kursi kehormatan di salah satu sisi bangunan bersejarah Indonesia itu. Namun mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tak terlihat hadir dalam sidang yang dipimpin Ketua DPD Irman Gusman ini.

Selain Habibie yang tampil dalam busana resmi, juga hadir mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dan mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla. Keduanya duduk di barisan sama dengan ahli konstruksi pesawat terbang dan rekayasa teknologi itu. Selain itu, juga hadir mantan Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita.

Di tribun VIP Gedung Parlemen itu, Habibie duduk berdampingan dengan Try Sutrisno dan Jusuf Kalla. Beberapa kali Habibie terlibat perbincangan santai bersama Sutriso dan Kalla. Ketiga mantan pemimpin negara itu sangat akrab.

Masih di tribun VIP yang sama, pada sisi lain, Ani Yudhoyono duduk berdampingan dengan Ny Herawati Boediono, Ny Marzuki Alie, serta Ny Irman Gusman.

Pidato kenegaraan sesuai tradisi menyambut kemerdekaan Indonesia itu sangat strategis karena akan menjadi ajang penyampaian nota keuangan negara oleh Presiden untuk setahun ke depan dalam bentuk APBN dengan sejumlah asumsinya.

Dalam pidatonya, Gusman menyatakan bahwa dalam pilihan sistem pemilihan ternyata tidak mampu menyerap keinginan daerah. Hal itu memunculkan gejala konflik dan kekerasan di mana-mana karena hak-hak daerah serta masyarakat minoritas termarjinalkan.

WDA | ANT