Megawati Soekarno Putri. TEMPO/Imam Sukamto
Infografis
Tak ke Senayan, Mega Tonton Pidato SBY dari Televisi
TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Ruang Nusantara DPR, Jakarta, Selasa, 16 Agustus 2011. Apa yang sedang dilakukan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu ketika Presiden SBY membacakan pidatonya?
"Beliau lihat di televisi, kok," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo usai acara pidato kenegaraan. "Mbak Mega di rumah dan menonton pidato kenegaraan melalui saluran televisi".
Lalu, apa alasan Megawati tidak menghadiri sidang yang dipimpin Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman tersebut? "Enggak, memang enggak ada undangan, kok," ujar Tjahjo. "Kan, Ketua DPR mengunjungi semua mantan-mantan presiden. Kebetulan memang Ibu (Megawati) ada acara, ya sudah itu saja."
Tjahjo mengatakan ketidakhadiran Megawati tidak perlu terlalu dipersoalkan. Ia mengaku heran, seakan Megawati selalu serba salah dalam hal ini. "Di istana hadir dipermasalahkan, ini enggak hadir dipermasalahkan," ujar dia.
Ia mengatakan, untuk peringatan Hari Kemerdekaan di Istana Negara besok, Megawati tidak dapat memastikan dapat hadir atau tidak. Yang pasti, Tjahjo mengatakan, Megawati akan mengikuti upacara bendera. "Sebagai warga negara pasti mengikuti upacara. Hadir di mana kan bebas, tidak harus di Istana," katanya.
Pidato kenegaraan Presiden SBY dihadiri sejumlah mantan presiden dan menteri. Tampak mantan Presiden B.J. Habibie yang duduk di barisan depan kursi kehormatan di salah satu sisi bangunan Ruang Nusantara DPR. Selain Habibie, juga hadir mantan Wakil Presiden Try Sutrisno dan mantan Wakil Presiden M. Jusuf Kalla. Habibie duduk berdampingan dengan Try Sutrisno dan Jusuf Kalla di tribun VIP Gedung Parlemen itu.
MAHARDIKA SATRIA HADI





