AP Photo/Henny Ray Abrams
Infografis
Pergerakan Indeks Mulai Terbatas
TEMPO.CO, Jakarta -Pertemuan pemimpin Jerman dan Perancis gagal menenangkan kekhawatiran investor terhadap krisis utang kawasan Euro serta untuk mendorong perekonomian. Tidak adanya langkah yang dianggap konkrit untuk mengatasi krisis saat ini membuat investor masih dibayangi masalah utang kawasan Eropa.
Hal ini membuat bursa regional ditutup beragam pada perdagangan hari ini, meskipun sempat menguat karena aksi pembelian secara selektif seiring laporan tumbuhnya laba beberapa emiten kawasan Asia.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia akan bergerak datar dengan kecenderungan koreksi. Masih adanya kekhawatiran masalah utang kawasan Eropa dan AS serta menjelang libur panjang membuat pergerakan indeks mulai terbatas.
Analis dari PT Millenium Danatama Sekuritas, Abidin mengemukakan, kegagalan Uni Eropa melakukan langkah untuk membebaskan masalah utang akan tetap mempengaruhi perdagangan bursa lokal sehari setelah libur hari kemerdekaan.
Peluang indeks untuk menguat kemungkinan tinggal beberapa hari lagi, mungkin sampai hari Senin pekan depan. “Selanjutnya investor lebih memilih mengamankan portofolionya dalam bentuk uang tunai mengantisipasi libur panjang,” tuturnya.
Untuk perdagangan besok, Kamis, 18 Agustus 2011, indeks diperkirakan akan berada dalam kisaran antara 3.900 – 4.000. “IHSG diperkirakan akan bergerak datar dengan kecenderungan turun menjelang libur panjang Lebaran,” ujarnya.
Saham – saham yang bisa menjadi perhatian investor hari ini antara lain Mitra Adiperkasa (MAPI), Indofood (INDF), serta Agung Podomoro Land (APLN) dan Modernland Realty (MDLN).
Pada perdagangan Selasa lalu, indeks ditutup turun 6,745 poin (0,17 persen) ke level 3.953,277 Terkoreksinya saham unggulan dan investor asing yang masih melakukan penjualan kembali mengganjal pergerakan indeks.
Sampai berita ini diturunkan, indeks Dow Jones Industrial Average bergerak naik 89,46 poin (0,78 persen) ke posisi 11.495.
VIVA B. KUSNANDAR





