foto

Universitas Airlangga. TEMPO/Sunudyantoro

Waspadai Perkawinan Virus Saat Lebaran  

TEMPO.CO, Surabaya - Ahli Biologi Molekuler dari Universitas Airlangga Surabaya, Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom, mengingatkan kepada seluruh pemudik untuk mewaspadai terjangkitnya virus zoonosis baru atau inveksi yang ditularkan dari hewan ke manusia jenis baru.

Virus zoonosis baru sangat rentan terbentuk ketika ada proses interaksi antarvirus yang terjadi selama berlangsungnya mudik Lebaran. "Orang Surabaya mudik ke Maluku maka rentan membawa virus malaria dari Jawa ke Maluku, padahal kedua daerah ini memiliki malaria jenis berbeda," kata Nidom di sela-sela persiapan penyerahan bakal vaksin flu burung kepada Menko Kesra Agung Laksono di Rumah Sakit Tropis Infeksi (RSPTI) Unair, Minggu, 21 Agustus 2011 siang tadi.

Pertemuan antarvirus dipastikan akan membuat virus semakin bervariasi dengan susunan genetik semakin rumit. "Akibatnya virus ini resisten terhadap obat, malaria misalnya, saat ini saja sudah tidak mempan dengan kina," ujarnya.

Karenanya, Nidom berharap pemudik menghindari mencium tangan, kecuali telah membasuhnya terlebih dahulu dengan sabun anti kuman. Tak hanya itu, ciuman bibir diharapkan juga dihindari selama Lebaran.

Nidom yang juga menjabat Kepala Laboratorium Avian Influenza Research Centre Unair ini mengatakan vaksin untuk zoonosis hingga saat ini terus dikembangkan. Apalagi perkawinan antarvirus saat ini sudah sangat mengkawatirkan dan membuat banyak virus baru yang lebih rumit. "Kita sendiri saat ini sedang kembangkan malaria, juga ebola, TBC, Anthrax, Rabies, dan DB," kata Nidom.

FATKHURROHMAN TAUFIQ