Topik
Infografis
Wakil Gubernur Gorontalo Bantah Gunakan Ijazah Palsu
TEMPO.CO, Gorontalo - Wakil Gubernur Gorontalo, Toni Uloli, membantah menggunakan ijazah palsu sebagai salah satu syarat pencalonannya dalam pemilihan kepala daerah (pemilukada), 16 November 2011 mendatang.
Toni Uloli maju sebagai calon Wakil Gubernur Gorontalo bersama Gusnar Ismail sebagai calon Gubernur. Pasangan incumbent ini merupakan jago Partai Demokrat.
Juru bicara Toni Uloli, Dedy Idji, mengungkapkan bahwa ijazah Toni Uloli telah selesai dan tidak bermasalah. Ijazah tersebut adalah ijazah Strata 1 (S1) Jurusan Ekonomi dari Universitas Pancasila, Jakarta, “ Ijazah Toni Uloli benar-benar asli,” kata Dedy Idji kepada Tempo, Kamis, 25 Agustus 2011.
Menurut Dedy, keaslian ijazah tersebut sudah diklarifikasi langsung oleh Kepala Bidang Akademik Universitas Pancasila. Klarifikasi juga sudah diberikan pihak Hubungan Masyarakat STIE Swadaya, tempat kuliah Tony Uloli sebelumnya.
Toni Uloli, kata Dedy, adalah mahasiswa angkatan 2004 pindahan dari STIE Swadaya ke Universitas Pancasila. “Perwakilan kedua kampus itu telah datang ke Gorontalo untuk memberikan klarifikasi,” ujar Dedy.
Dedy menegaskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo keliru dalam melakukan verifikasi ijazah Toni Uloli.
Sebelumnya, anggota KPU Gorontalo, Verrianto Madjowa, mengungkapkan bahwa dari hasil penelusuran keabsahan ijazah calon gubernur dan wakil gubernur, ditemukan kejanggalan dalam transkrip nilai Toni Uloli di STIE Swadaya Jakarta. ”Selain transkrip nilai, nomor induk mahasiswa Toni Uloli saat kuliah di STIE bermasalah,” paparnya.
Verrianto juga mengungkapkan bahwa tanda tangan Muhammad Suhari yang saat itu menjabat sebagai Ketua 1 STIE Swadaya pada transkrip nilai Toni Uloli diduga telah dipalsukan. Sebab, kepada tim verifikasi KPU Gorontalo, Muhamad Suhari mengaku tidak pernah menandatangani transkrip nilai mahasiswa pindahan atas nama Toni Uloli. ”Setelah melihat tanda tangannya, Muhamad Suhari mengaku tanda tangan itu telah dipalsukan,” ucap Verrianto.
Selain duet Gusnar Ismail-Toni Uloli, juga ikut bertarung pasangan Rusli Habibie-Idris Rahim yang diusung Partai Golkar, dan David Bobihoe-Nelson Pomalingo yang merupakan calon independen. Tiga pasangan itu telah mendaftarkan diri ke KPU Gorontalo.
CHRISTOPEL PAINO





