MENYUSUI PUN PERLU BELAJAR
Topik
Belanja dan Menyusui Sama-sama Asyik
TEMPO.CO, - Menjelang Lebaran seperti saat ini, mal-mal di Jakarta selalu penuh sesak oleh konsumen. Belanja memang kegiatan paling membahagiakan bagi kaum Hawa, tak peduli remaja maupun para ibu.
Kebahagiaan belanja ini tentunya jangan sampai melupakan hak anak, terutama anak balita untuk mendapatkan air susu ibu. Karena itu, tempat khusus yang nyaman untuk berganti popok dan ibu menyusui juga menjadi tuntutan.
Seperti Ferina, 28 tahun, yang gemar berakhir pekan membawa bayinya ke mal untuk sekadar jalan-jalan atau mencari kebutuhan keluarga. Saat Fardian yang baru lima bulan merengek kehausan, Ferina akan segera mencari ruang yang enak untuk menyusui.
Beruntung jika dia sedang berada di mal yang menyediakan ruang khusus menyusui. Namun, pada lain waktu perempuan yang bekerja di kawasan Jakarta Pusat ini tak mendapatkan tempat yang nyaman untuk menyusui buah hatinya. ''''Karena tidak ada ruang khusus, jadi ya terpaksa aku susuin sambil aku gendong,'''' ujarnya kepada Tempo.
Ada pula Nia Umar, yang sering mendapatkan rekomendasi dari beberapa ibu tentang beberapa mal yang nyaman untuk ibu menyusui. ''''Ada di beberapa milis dan mereka mengkompilasi. Sampai ada yang kirim foto tempatnya segala,'''' ujarnya.
Nia bersyukur mendapatkan banyak informasi soal mal yang memberikan ruang yang nyaman bagi ibu menyusui seperti dirinya. Hanya, dia memang tak selalu menggunakan tempat itu. ''''Saya enggak mau ribet. Kalau lagi kumpul-kumpul terus permisi ke ruang menyusui, kan, enggak enak,'''' ujarnya.
Sebagai solusinya, dia biasanya menggunakan baju menyusui atau memakai selendang sambil menggendongnya.
Lain lagi pengalaman Ariyani saat mau mengajak anak balitanya jalan-jalan. Dia rela mencari informasi dulu di Internet tentang mal-mal mana saja yang nyaman untuk menyusui. ''''Sekarang kesadaran pengelola mal semakin besar, jadi makin mudah,'''' ujar ibu dua anak ini.
Bagi para ibu yang berprinsip ASI eksklusif tak tergantikan, seperti Ferina, Nia, dan Ariyani, keberadaan mal dengan ruang khusus menyusui ini sangatlah membantu.
Keberadaan ruang khusus ini juga membahagiakan para ibu di Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. Mal-mal ini ternyata cukup responsif memberikan kebutuhan para ibu. ''''Perkembangan ini cukup bagus, meski belum ideal. Paling tidak, selain musala, mereka juga menyediakan ruang khusus menyusui dan ruang ganti popok,'''' ujar Puti Herryanti, salah satu pengurus organisasi ini.
Keberadaan ruang menyusui ini, kata Puti, sering ditularkan oleh para ibu di berbagai milis. Mereka sering memberikan rekomendasi jika belanja di mal di daerah tertentu, mal yang menyediakan tempat yang oke di mana saja. Ruang ini pun juga bisa mengangkat dan menjadi tempat promosi bagi mal tersebut.
''''Bisa jadi banyak ibu yang berbelanja ke sana hanya karena melihat tempat menyusuinya bagus dan nyaman,'''' ujarnya di sela Talk Show and Breastfeeding Fair di Gandaria City, Rabu lalu.
Selain mal, ada pula beberapa resto atau kafe yang cukup mendukung ibu menyusui. Hal ini ditunjukkan dengan kesediaan mereka menerima titipan ASI peras atau menyediakan air panas dan mangkuk untuk mencairkan ASI beku.
Memang belum semua kafe atau restoran di mal yang mau memberikan dukungan. Hanya, kata Puti, harus mengkomunikasikan dengan baik. Biasanya jika si ibu memberikan alasan yang logis dan komunikasi yang baik, tempat tersebut juga akan memberikan bantuannya.
I DIAN YULIASTUTI





