TEMPO/Dasril Roszandi
Topik
Konsumsi BBM Selama Mudik Naik 14 Persen
TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) selama masa mudik Lebaran rata-rata naik sampai 14 persen secara nasional. Kenaikan tertinggi terjadi untuk bahan bakar minyak subsidi jenis Premium.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Mochamad Harun memaparkan normalnya konsumsi Premium dalam sehari berada di kisaran 62 ribu kiloliter. Pertamina mencatat konsumsi terakhir pada 26 Agustus untuk Premium bahkan telah mencapai 82 ribu kiloliter.
"Puncak konsumsi diperkirakan terjadi pada malam ini," kata Harun, Sabtu 27 Agustus 2011. Berdasarkan perhitungan, konsumsi untuk Premium malam ini bisa mencapai 98 ribu kiloliter. Beberapa daerah seperti Tegal, Lampung, Cikampek, Cirebon, Brebes, dan Banyuwangi tercatat paling banyak menghabiskan Premium. "Bisa sampai di atas 50 persen dari penyaluran normal," ujar Harun lagi.
Pertamina juga menambah stok di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di jalur-jalur alternatif, mengingat sudah mulai ada pengalihan jalur lalu lintas. "Situasi mudik sudah padat merayap, jadi kami monitor terus," ujarnya. Terminal dan depot-depot BBM yang berada di Cikampek, Balongan, juga turut dioptimalkan.
Khusus untuk SPBU yang berada di jalur-jalur rawan macet, Pertamina telah menyiagakan mobil-mobil tangki. Mobil tangki yang semula ditujukan untuk Solar bahkan dialihkan sementara untuk Premium karena konsumsi bahan bakar jenis tersebutlah yang paling tinggi. "Kalau stok berkurang di SPBU, mobil tangki langsung dikirim," ucap Harun. Mobil tangki dari Solar ke Premium ini tersebar di pom bensin sekitar Jalur Indramayu-Cirebon dan Jawa Tengah.
Konsumsi untuk solar juga meningkat, tapi tidak terlalu signifikan ketimbang kenaikan konsumsi Premium. Diperkirakan konsumsi BBM bulan ini akan naik sebanyak 10 persen berdasarkan pengalaman musim mudik sebelumnya.
Pertamina bersama pemerintah juga menyiapkan setidaknya 38 Kantong BBM Premium yang perincinya adalah sebagai berikut: 16 Kantong BBM di Banten dan Jawa Barat, sembilan Kantong BBM di Jawa Tengah, tujuh Kantong BBM di Jawa Timur, tiga Kantong BBM di Lampung, dan tiga Kantong BBM di Sumatera Selatan. "Kantong BBM ini lumayan efektif untuk menangani lonjakan permintaan," kata dia.
Pemerintah dan Pertamina menjanjikan SPBU beroperasi penuh 24 jam khususnya di jalur mudik dan balik mulai H-15 sampai H+15 sepanjang jalur Pantura, selatan, arah Merak dan Lampung.
Total untuk stok BBM nasional masih dalam kondisi aman, dengan rata-rata stok pada periode Lebaran yaitu Premium 18 hari, minyak tanah 77 hari, dan Solar 20 hari. Selama masa puasa dan Lebaran ini Pertamina bahkan telah menambah impor premiumnya menjadi sekitar 8,4 juta barel, dari yang biasanya hanya lima-enam juta barel. Begitu pula Solar, impornya ditingkatkan menjadi 4,4 juta barel dari yang sebelumnya hanya sekitar 2,5 juta barel.
GUSTIDHA BUDIARTIE





