4 Korban Tenggelam di Curug Sarebu Ditemukan Tewas  

TEMPO.CO, Bogor - Pekik histeris diselingi ratapan dari keluarga korban pecah sesaat setelah mengetahui anggota keluarganya yang hilang tersedot arus air di Curug Sarebu, Kampung Rawa Lega RT 03/09, Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, berhasil ditemukan tim penyelamat pada Ahad, 4 September 2011. Keempat korban ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Keempat korban yang tenggelam pada Sabtu, 3 September 2011 itu ditemukan di sisi kiri curahan air terjun dalam posisi tertelungkup di kedalaman 5-10 meter. "Korban tersangkut di batu yang menjadi dinding dalam kolam," kata Ketua Tim Penyelamat dari Palang Merah Indonesia, Abidin.

Pencarian mulai dilakukan Ahad sekitar pukul 10.00 WIB dengan melibatkan enam penyelam dari PMI. Petugas dilengkapi tiga perahu karet serta perlengkapan selam. Selang setengah jam kemudian, ketika melakukan penyisiran di sekitar tenggelamnya korban, tim pencari berhasil menemukan keempat jenazah warga Jalan Cidodol Kebayoran Lama, RT 03/11, Kelurahan Grogol Selat, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, itu.

Satu per satu jasad korban dievakuasi ke darat dan dibawa melintasi jalan mendaki yang terjal. "Korban akan dibawa menuju RSU PMI Bogor untuk diotopsi," ujar Abidin.

Korban pertama yang ditemukan adalah Ali Hamzah, 20 tahun. Ali ditemukan dalam kondisi tertelungkup di sela-sela bebatuan pada kedalaman sekitar 5 meter di kolam berdiameter 80 meter. Kolam tersebut berkedalaman 20-30 meter.

Selang 10 menit kemudian, petugas kembali menemukan jasad Taufik Akbar, 26 tahun, tak jauh dari tempat ditemukannya Ali. Tak lama kemudian, tim penyelamat menemukan jenazah Ifan Padila, 20 tahun, dan Rahmat Maulana, 22 tahun.

DIKI SUDRAJAT