foto

Sony dikabarkan segera meluncurkan ponsel yang digabung dengan konsol game PlayStation.

Hati-hati Pengguna PlayStation Jadi Target Penipuan  

TEMPO.CO, Jakarta - Federal Bureau of Investigation (FBI) atau biro investigasi Amerika Serikat meminta pengguna layanan online PlayStation waspada terhadap setiap penawaran yang masuk ke dalam akun mereka. Mengutip situs teknologi PC World, Pusat Pengaduan Kejahatan Internet FBI mendapatkan laporan dari sejumlah pengguna layanan PlayStation online bahwa akun mereka disusupi surat elektronik yang berisi penawaran atau pemesanan aksesoris Sony PlayStation 3.

Di dalam surat itu tertera sebuah situs lelang online dan terdapat nomor konfirmasi untuk di-posting di laman tersebut. Menurut FBI, ini merupakan modus penipuan dengan mengajak pengguna PlayStation online mengunjungi situs tadi dan memasukkan nomor konfirmasi yang kemudian akan merembet ke informasi personal lainnya."Kami telah mengirimkan peringatan kepada para pengguna layanan online, khususnya PlayStation," tulis FBI dalam penyataan resminya.

Setelah peristiwa pembajakan Sony PlayStation Network pada April lalu, para pemilik akun PlayStation Online tentunya sudah tak asing lagi dengan beragam penawaran atau ulah para peretas yang mencoba membobol akun mereka. FBI menyatakan modus lain yang biasa digunakan para hacker untuk mengorek informasi pribadi seseorang adalah dengan melibatkan mereka dalam mengajukan gugatan class action.

Melalui surat elektronik, peretas menggunakan nama firma hukum untuk meminta orang bergabung dalam upaya bantuan hukum di negara bagian. Untuk berpartisipasi dalam bantuan litigasi itu, setiap calon korban diminta membayar mulai US$ 2000 sampai 5000.

PCWORLD|RINI K