TEMPO/ Arif Wibowo
Hatta Kecewa Belanja Modal Baru Terserap 30 Persen
TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Radjasa kecewa terhadap realisasi belanja modal Kementerian dan Lembaga Negara. Pasalnya, tingkat penyerapan belanja modal masih sangat minim.
Hingga triwulan ketiga 2011, realisasi belanja modal baru mencapai 30 persen. "Saya sangat tidak senang dengan angka serapan anggaran ini," kata Hatta di kantornya, Selasa, 6 September 2011.
Ia mengaku telah melakukan pengamatan khusus terhadap persoalan ini. Sebab, belanja modal pemerintah memiliki peran penting sebagai stimulan roda pembangunan di Tanah Air. "Bulan ini, saya betul amati, apa masalahnya day by day, satu per satu," ujarnya.
Hatta mengatakan Kementerian Koordinator Perekonomian akan segera membentuk satu desk khusus yang akan mendorong percepatan penyerapan anggaran. "Wakil Presiden juga setuju (masalah ini) dibawa ke tingkat Menteri Perekonomian. Tiap hari dipantau agar 4 bulan terakhir selesai," kata Hatta.
Pemerintah, tahun 2011 ini, menganggarkan belanja modal sebesar Rp 141 triliun. Angka itu dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2012 akan ditingkatkan menjadi Rp 168 triliun.
Hatta menegaskan pihaknya akan membedah satu per satu kendala minimnya penyerapan anggaran dalam tim khusus yang akan dibentuknya. Masalah penyerapan anggaran diperkirakan masih terbelit persoalan klasik pembebasan lahan.
Soal lain yang menghambat adalah masalah perizinan, proses tender yang tak lancar, atau permasalahan pada pelaku usaha. "Desk ini nanti dikoordinasikan Menteri Perekonomian dan para Deputi Menteri Koordinator," kata Hatta.
ALWAN RIDHA RAMDANI





