Ratusan Warga di NTT Kelaparan  

TEMPO.CO, Kupang - Kekeringan yang melanda kawasan Nusa Tenggara Timur mulai berdampak pada warga. Ratusan keluarga di Desa Uluwae, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, kelaparan. Warga tak memiliki sumber makanan karena gagal panen.

Hingga kini, pemerintah pun belum juga mengirimkan bantuan kepada sekitar 720 jiwa yang kelaparan di Translok Uluwae tersebut. “Kami belum kirim bantuan ke warga,” kata Kepala Dinas Sosial NTT Piter Manuk kepada Tempo di Kupang, Selasa, 6 September 2011.

Menurut dia, pemerintah masih akan menggelar rapat koordinasi untuk memastikan bencana rawan pangan dan kelaparan yang melanda tujuh kabupaten di NTT itu. Tujuh kabupaten itu yakni Kabupaten Timor Tengah Selatan, Sumba Timur, Ngada, Flores Timur, Belu, Timor Tengah Utara (TTU), dan Lembata. "Kita akan gelar rapat koordinasi membahas soal isu kelaparan di sejumlah daerah, termasuk Uluwae," katanya.

Menurut dia, pihaknya telah turun ke lokasi kelaparan, seperti di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata warga belum mengalami kelaparan atau rawan pangan. "Masyarakat di sana belum alami rawan pangan. Kita sudah cek ke lapangan," katanya.

Dilaporkan, ratusan warga di permukiman transmigrasi (UPT) Dusun Watunggo, Desa Uluwae, mulai mengalami kelaparan. Sebanyak 180 keluarga di kawasan itu mengalami kelaparan sejak Juni 2011 lalu. Stok pangan di dusun itu, yang lebih banyak mengandalkan ubi kayu dan pisang, telah habis.

YOHANES SEO