TEMPO/Wahyu Setiawan
Topik
Pembobol Tas Penumpang Batavia Air Terlacak dari CCTV
TEMPO.CO, Jakarta -Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Khusus Bandar Udara Soekarno-Hatta menangkap dua tersangka pembobol tas penumpang pesawat Batavia Air. Tersangka terlacak melalui kamera pengawas (closed-circuit television/CCTV).
Kedua tersangka itu adalah S, 27 tahun, karyawan alih daya (outsourcing) Batavia Air, dan J, 27 tahun, petugas kebersihan. Mereka ditangkap pada Senin petang lalu.
"Saat ini dalam proses penyidikan dan sedang kami kembangkan. Sebab, salah satu tersangka sudah berulang kali melakukan aksi serupa," kata Kepala Polres Khusus Bandara Soekarno-Hatta, Komisaris Besar Reinhard Silitonga, kemarin.
Kepala Reserse Kriminal Umum Berto Pasaribu menambahkan, peristiwa pembobolan tas itu terjadi pada Senin lalu sekitar pukul 10.30 WIB. Korbannya, Arief Setiawan, adalah penumpang pesawat Batavia Air tujuan Surabaya-Jakarta, yang melaporkan kejadian itu ke polisi sekitar pukul 14.30 WIB.
"Penangkapan berawal dari kecurigaan security Batavia atas barang bawaan J," kata Berto. Setelah dicek, kata dia, barang tersebut adalah titipan S. Kemudian petugas keamanan menangkap J dan menghubungi polisi. Sedangkan S dibekuk di Kalideres, Jakarta Barat.
Selanjutnya, kata Berto, polisi menghubungi Pusat Keamanan PT Angkasa Pura II untuk mengecek lewat kamera pengawas. Hasil dari penelusuran di kamera itu menunjukkan tersangka S membobol tas penumpang dengan menggunakan anak kunci. Lalu dia mengambil isi tas korban berupa satu unit kamera SLR merek Canon, satu unit telepon seluler, dan hard disk eksternal.
"Tersangka S sudah enam kali melakukan pembobolan tas dan dia kami kenai Pasal 362 KUHP tentang Pencurian," kata Berto. Pihaknya kini tengah menghubungi 12 bandara lain yang ada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II untuk mengetahui apakah ada penumpang lain yang melapor menjadi korban kejahatan serupa.
Public Relations Manager Batavia Air Elly Simanjuntak membenarkan kabar bahwa Arief Setiawan adalah penumpang pesawat Batavia Air tujuan Surabaya-Jakarta dengan nomor penerbangan Y6-702. "Benar terjadi pembobolan bagasi penumpang kami, Arief Setiawan," ujar Elly dalam keterangan pers tertulis kemarin.
Elly menambahkan, Arief mengaku mendapati kejanggalan pada koper dan kunci bagasinya sesampai di tempat pengambilan barang Bandara Soekarno-Hatta. Setelah diperiksa, kata dia, ternyata kamera Canon, hard disk eksternal, dan ponselnya hilang. Arief langsung melapor kepada pihak keamanan, yang langsung mencari pelakunya.
Elly menerangkan, pihak maskapai penerbangan akan melakukan pemutusan hubungan kerja tanpa syarat terhadap pekerja yang melakukan tindakan pencurian. "Kami berharap, jika ada aksi pembobolan, penumpang langsung melaporkannya agar bisa segera dilacak," kata dia. l AYU CIPTA | ADITYA BUDIMAN | MARTHA W





