foto

Rusman Heriawan (kanan) didampingi Suryadharma Ali (tengah) dan Ratna Rosita saat konferensi pers Hasil Survei Kepuasan Jemaah Haji 2010. TEMPO/Eko siswono Toyudho

Kuota Haji Naik, Garuda Tidak Tambah Pesawat

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia tidak akan menambah jumlah pesawat, meski pemerintah Saudi Arabia memutuskan menambah jumlah kuota haji tahun ini. Kepala Hubungan Masyarakat PT Garuda Indonesia, Pujobroto mengatakan pihaknya hanya  akan tambah frekuensi penerbangan.

"Kami belum tahu dapat tambahan berapa jemaah dari Departemen Agama," kata Pujobroto kepada Tempo, Senin 12 September 2011. PT Garuda sendiri setiap tahunnya mengangkut sekitar 108 ribu hingga 110 ribu calon jemaah haji dari sembilan embarkasi.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota untuk calon haji Indonesia. Keputusan ini tinggal menunggu proses penandatanganan nota diplomatik antarkedua negara. Penambahan kuota sebesar 10 ribu calon haji ini akan menambah kuota sebelumnya sebesar 211.000 calon kuota. Sebanyak 7.000 kursi akan diberikan untuk jemaah haji reguler dan sisanya untuk jemaah haji khusus.

Sebagai persiapan, PT Garuda sudah menyiapkan 14 pesawat dengan tipe Airbus 330, Boeing 737 dan Boeing 747. "Pesawat termuda untuk angkutan jamaah Haji adalah tahun 2009," kata Pujobroto.

PT Garuda, menurut Pujobroto, sudah menyiapkan awak kabin khusus untuk penerbangan jemaah haji ini. "Ada pelatihan khusus sejak tiga bulan lalu," katanya. Total awak kabin yang disiapkan untuk penerbangan jemaah haji sekitar 800 orang.

FRANSISCO ROSARIANS