Topik
Astra Graphia Targetkan Pendapatan Rp 1,8 Triliun
TEMPO.CO, Jakarta - PT Astra Graphia Tbk (ASGR) menargetkan akan memperoleh pendapatan Rp 1,8 triliun secara konsolidasi sampai akhir tahun ini. "Kami yakin dapat mencapai target tersebut," kata Direktur Utama Astra Graphia, Lukito Dewandaya, usai meneken perjanjian dengan Bank Permata, Selasa, 13 September 2011.
Menurut Lukito, pendapatan perseroan secara konsolidasi hingga Agustus 2011 mencapai Rp 886 miliar dengan 60 persen perolehannya berasal dari bisnis solusi dokumen dan sisanya 40 persen dari bisnis solusi teknologi informasi.
Dia yakin target pendapatan tersebut dapat tercapai karena proyek akan lebih banyak datang pada kuartal keempat. "Itu karakteristik, pada kuartal keempat besar sekali. Malah di Desember," ujarnya.
Alasannya, perseroan banyak mendapatkan proyek dari pemerintah di akhir tahun. "Pemerintah harus menggenjot Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa)," kata dia.
Dia menjelaskan, sekitar 80 persen proyek anak usaha Astra Graphia, Astra Graphia Information Technology, berasal dari pemerintah. Sedangkan untuk Astra Graphia sendiri, pemerintah menyumbang 15 persen untuk proyek bisnis solusi dokumen.
Hingga Juni 2011, perseroan telah memperoleh laba bersih sebesar Rp 53,2 miliar. Ini meningkat dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 43,9 miliar.
Meski tak menyebut angkanya, Lukito menuturkan perolehan laba bersih hingga Agustus 2011, sekitar 80 persen di antaranya berasal dari bisnis solusi dokumen dan sisanya dari bisnis solusi teknologi informasi.
SUTJI DECILYA





