foto

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

XL Axiata Cari Pinjaman Rp 10 Triliun

TEMPO.CO, Jakarta - PT XL Axiata Tbk (EXCL) berencana mencari pinjaman sekitar Rp 10 triliun dalam kurun waktu 3 tahun ke depan. Pinjaman tersebut akan digunakan dalam rangka pembiayaan kembali utang perseroan. "Pinjaman akan dilakukan melalui beberapa transaksi," ujar Lila Nirmandari, Senior General Manager Financial Accounting and Taxation  XL, Kamis, 15 September 2011. 

Pinjaman tersebut akan diperoleh melalui sejumlah transaksi, di antaranya pinjaman kredit sindikasi, pinjaman kredit bilateral dari perbankan, pengeluaran obligasi, dan instrumen-instrumen utang lainnya. "Pinjaman dapat dalam mata uang asing ataupun rupiah baik dari dalam maupun luar negeri. Ini dengan mempertimbangkan kondisi pasar, nilai tukar, dan nilai suku bunga," ujarnya.

Menurut Lila, rencana transaksi itu telah disepakati Dewan Komisaris XL pada 13 September 2011. "Selanjutnya, dilimpahkan kepada direksi perseroan untuk mengambil tindakan sehubungan dengan rencana transaksi itu," kata dia.

Pinjaman untuk refinancing itu akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha perusahaan. Jika ke depannya perseroan akan mengeluarkan obligasi ataupun instrumen utang lainnya, maka akan dilakukan melalui mekanisme penawaran umum atau persyaratan lain sesuai dengan peraturan terkait.

SUTJI DECILYA