Menteri Kesehatan, Endang Rahayu Sedyaningsih. TEMPO/Fahmi Ali
Menteri Kesehatan Kampanye Hidup Sehat ke Pasar Tradisional
TEMPO.CO, Sragen - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih meminta pasar tradisional berbenah agar tak lagi diidentikkan dengan suasana kumuh, kotor, dan tidak sehat. Semestinya kesehatan pasar dijaga karena menjadi tempat bertemu banyak orang.
"Ada tempat sampah, ada WC umum, airnya mengalir dan tidak bau. Ada pos kesehatan dengan perawat dan bidan," kata Endang saat meninjau Pasar Bunder, Sragen, Jawa Tengah, Kamis, 15 September 2011. Pasar tradisional, menurut dia, sebaiknya ada tempat pengolahan sampah yang terpisah dan sampah bisa dimanfaatkan menjadi kompos.
Kementerian Kesehatan mendirikan pasar sehat percontohan di Kota Payakumbuh, Kota Metro, Jakarta Timur, Sragen, Kota Pekalongan, Gunung Kidul, Kota Malang, Bali, Kota Mataram, dan Kota Bontang.
Tiap pasar percontohan mendapat anggaran Rp 1 miliar untuk membenahi fasilitas kesehatan. Selain itu, ada pelatihan bagi petugas kebersihan pasar, pelatihan perubahan perilaku pedagang, pengadaan peralatan kebersihan dan sanitasi, serta pembangunan drainase, WC dan tempat cuci tangan.
Standar pasar sehat di antaranya memiliki pos kesehatan dengan dokter, perawat, obat, dan peralatan kesehatan yang merupakan binaan pusat kesehatan masyarakat.
Untuk pemeliharaan kesehatan, komunitas pedagang pasar diminta mempunyai program dana sehat dengan iuran Rp 3.000 per bulan. Dengan demikian, bila mereka memerlukan jasa kesehatan, maka pelayanan akan diberikan secara gratis.
Di Indonesia terdapat 13.500 pasar tradisional dengan 12,5 juta penduduk terhubung langsung dengan pasar. Kemudian yang tidak terhubung langsung ada 50 juta penduduk.
Bupati Sragen Agus Fatchur Rahman menyebut ada sekitar 2.000 pedagang di Pasar Bunder. Pasar Bunder memiliki kondisi bangunan yang bersih dan lapang dengan ventilasi yang baik. Pasar yang beroperasi 24 jam itu menjual berbagai komoditas utama, seperti sayur-mayur, daging, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.
UKKY PRIMARTANTYO





