Fadel Muhammad (tengah) mencicipi garam. ANTARA/Saiful Bahri
Infografis
Menteri Fadel Obrak-abrik Gudang Garam PT Budiono
TEMPO.CO, Pamekasan - Menteri Kelautan dan Perikanan, Fadel Muhammad, bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo, membongkar paksa pintu gudang penyimpanan garam milik PT Budiono Bangun Persada di Desa Brenta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.
Fadel meminta aparat Satpol PP Pamekasan membongkar gembok pintu gudang dengan linggis. Langkah itu diambil Fadel karena kesal, sebab saat dirinya dan rombongan hendak meninjau, gudang tersebut dikunci dan tidak dibuka. “Saya bertanggung jawab atas pengrusakan ini,” katanya kepada wartawan, Jumat, 16 September 2011.
Menurut politikus Golkar ini, kunjungannya ke Pamekasan memang sengaja ingin mengecek gudang penyimpanan garam milik PT Budiono. Sebab, berdasarkan laporan “intelijen”, PT Budiono menyimpan garam impor. “Saya tidak asal berkunjung. Kami menduga ada permainan garam impor,” ujarnya diangguki Firman Subagyo.
Usai membongkar paksa pintu masuk Gudang PT Budiono Bangun Persada, Fadel Muhammad menemukan sebanyak 21 ribu garam impor dari India. Dia mengatakan temuan garam impor ini bukan kebetulan. “Kami sudah monitor jauh-jauh hari, lalu ke sini,” ujarnya didampingi Bupati Pamekasan, K.H. Kholilurrahman.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Firman Subagyo, mengatakan temuan garam impor ini merupakan pelanggaran. Aturannya, kata dia, satu bulan sebelum panen dan dua bulan sesudah panen, tidak boleh melakukan impor garam. "Garam impor bikin garam lokal tidak terserap,” tandasnya.
Karena itu, Firman meminta agar pemerintah menyegel gudang PT Budiono. Sebab, temuan garam impor asal India itu akan dibawa ke bea cukai untuk diproses. “Sanksi untuk PT Budiono akan kita bahas di kabinet,” tegasnya.
Pembongkaran gudang penyimpanan garam impor ini disambut antusias petani garam Pamekasan. Agus Susilo, petani garam asal Desa lembung, Kecamatan Galis, bahkan menganggap Fadel pahlawan petani garam rakyat. “Kami mendukung penuh apa pun yang dilakukan Pak Fadel, dia pahlawan,” pungkasnya.
MUSTHOFA BISRI





