Khatib Yang Dipukul Telah Maafkan Pelaku  

TEMPO.CO, Banda Aceh - Tgk Saiful Bahri, Khatib yang  dipukul di Aceh menyatakan sudah memaafkan pelaku yang memukul   dirinya di Masjid Desa Neuhen,Kecamatan Batee, Pidie. "Secara pribadi saya sudah memaafkan. Kalau untuk damai, mereka harus meminta kepada seluruh umat muslim di dunia yang marah. Memukul khatib itu melecehkan islam," kata Saiful usai salat Jumat, 6 September 2011.

Saiful adalah khatib yang dipukul oleh beberapa jamaah saat berkhutbah di Masjid Keumala, Pidie, Jumat pekan lalu. Akibat pemukulan itu,  pelipis matanya terluka. Pemukulan terjadi saat Saiful berkhutbah.

Dia berharap, kasus tersebut tidak terjadi pada orang lain. Dia juga meminta polisi memproses kasus ini sampai tuntas, semata-mata karena mereka telah melecehkan islam.

Dua tersangka pemukulan sudah  ditahan polisi. Satu tersangka lainnya masih diburu.  "Kami akan usut kasus ini sampai tuntas," kata Ajun Komisaris  Jatmiko, Kepala Satuan Reserse Kriminas Polres Pidie.

ADI WARSIDI