foto

TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Keluarga Ali Sadikin Tak Tahu Uangnya Digelapkan Malinda

TEMPO.CO, Jakarta - Keluarga mantan Gubernur Jakarta Ali Sadikin, mengaku tak memperoleh pemberitahuan dari Citibank maupun polisi, terkait simpanan dana milik Ali di bank tersebut yang diduga digelapkan Inong Malinda Dee, mantan manager relationship Citibank.  

Boy Sadikin mengakui ayahnya memang pernah memiliki rekening di bank itu. "Seingat saya tidak ada pihak keluarga yang pernah dihubungi atau diminta keterangan oleh polisi maupun Citibank," ujarnya kepada Tempo, Selasa 20 September 2011.

Nama Ali Sadikin termasuk satu dari 30 nasabah korban penggelapan Malinda, total senilai Rp 20 miliar. Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa Helmi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin, Malinda didakwa mentransfer duit Rp 20 miliar dari nasabah Citibank, ke rekening pribadi adik iparnya Ismail Bin Janim. Suami dari Visca Lovitasari itu menerima duit tanpa sepengetahuan nasabah Citibank sebanyak 51 kali transfer mulai 2008 hingga 2010. Ali disebut memiliki dua rekening dengan jumlah masing-masing Rp 1,151 miliar dan Rp 908 juta.

Menurut Boy, ayahnya sendiri tak pernah bercerita detail soal rekening ini. Termasuk berapa jumlah uang yang berada dalam tabungan Citigold itu. Sepeninggalan Ali pada 2008, Boy dan keluarga juga mengaku tak mengurusi tabungan itu. "Jadi saya juga tidak tahu apakah benar rekening itu masih ada atau tidak, apakah uang itu milik bapak atau bukan," ujarnya.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini mengatakan, ia dan keluarganya justru baru mengetahui adanya rekening ini setelah sidang Malinda Dee kemarin. "Saya baru tahu kemarin, nama ayah saya disebut-sebut," ujarnya.

Riwayat rekening ini, lanjutnya, hanya diketahui oleh seorang sekretaris ayahnya. "Kita juga nggak pernah diceritain soal rekening ini. Mungkin sekretarisnya yang lebih tahu," ujarnya.

Ia menambahkan, pihak keluarga akan meminta penjelasan dari pihak Citibank dan kepolisian untuk menjelaskan apakah rekening ini memang milik ayahnya. Terhadap uang yang diduga dibobol oleh Malinda, lanjutnya. Ia hanya meminta pihak Citibank mengembalikan kepada ahli waris jika memang itu hak mereka. "Ya kalau memang benar seperti itu, kami minta dikembalikan," tuturnya.



 



FEBRIYAN