foto

Mobil Pribadi, Pajak Ambulans

Sensus Pajak Diluncurkan di Pusat Perbelanjaan Mangga Dua  

TEMPO Interaktif, Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan akan meluncurkan program sensus pajak nasional di Pusat Perbelanjaan Mangga Dua Jakarta, 30 September mendatang. “Nanti dibuka Menteri Keuangan,” kata Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany di Jakarta, Selasa 20 September 2011.

Sensus ini akan menyasar wajib pajak berpenghasilan tinggi. Menurut Fuad, ada sekitar 30 juta warga Indonesia yang belum membayar pajak. Data lainnya mencatat hanya 8,5 orang yang membayar pajak pribadi dan 466 ribu perusahaan taat pajak. "Padahal target penerimaan pajak 2001 dipatok Rp 875 triliun," katanya.

Sebelumnya Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan di Indonesia terdapat 22,6 juta badan usaha baik yang berdomisili tetap ataupun tidak. Tapi hanya sekitar 500 ribu badan usaha yang membayar pajak. Agus berharap dengan adanya kerja sama antara Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, dan Badan Pusat Statistik ini dapat memberikan kejelasan tentang badan-badan usaha tersebut minimal tentang NPWP dan nilai ekspor impornya.

Pengamat ekonomi Anggito Abimanyu mengatakan sensus pajak sebaiknya menyasar pada wajib pajak perseorangan. “Saya sendiri merasa kurang bayar, tapi tidak tahu kekurangan bayar itu,” katanya pekan lalu. Menurut Anggito, penghitungan pajak perseorangan belum optimal.

Tadi malam pemerintah dan Komisi Keuangan DPR bersepakat menaikkan tambahan tax ratio sebesar Rp 5 triliun. Sebelumnya pemerintah berkukuh mengusulkan tax ratio sebesar 12,6 persen. Adapun Komisi Keuangan ngotot tax ratio sebesar 13 persen. Setelah bernegosiasi, keduanya sepakat menaikkan tax ratio.

AKBAR TRI KURNIAWAN