foto

Mobil Pribadi, Pajak Ambulans

Intip Sumber Penerimaan Pajak Lewat Sensus

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan sensus pajak yang bakal diluncurkan 30 September mendatang bertujuan menjaring wajib pajak baru dan memperbaiki database wajib pajak lama. “Lebih kepada melihat sumber penerimaan baru pajak baru dan memperbaiki database,” katanya di Jakarta Selasa 20 September 2011.

Anny tidak bisa memprediksi berapa jumlah pajak baru yang terjaring dari program ini. “Dari sensus nanti kami lihat potensinya dari hasil itu,” ujarnya. Menurut Anny jika database wajib pajak bisa diperbarui dan diperbaiki, diyakini bakal mampu mengoptimalisasi pajak. “Analisanya semakin mendalam,” katanya.

Anny mengatakan pemerintah tidak terfokus pada menaikan penerimaan pajak. Yang lebih utama, kata Anny, menaikan serapan anggaran Kementerian dan Lembaga. “Prinsipnya tahun depan harus lebih fokus, lebh melihat semua belanja,” katanya.

Belanja pemerintah, Anny menmabahkan, yang dinilai bagus yaitu belanja yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, stimulus ekonomi. Hal ini perlu diupayakan sebagai salah satu antisipasi dan kewaspadaan atas krisis ekonomi yang melanda Amerika Serikat dan Eropa. “Jadi stimulus harus dibayangkan sejak hari ini,” katanya.

Realisasi antisipasi itu, lanjut Anny, berupa, belanja modal yg lebih tinggi tahun depan. Stimulus tersebut, menurut Anny, harus masuk dalam belanja modal APBN. Langkah selanjutnya, “Memastikan belanja modal dapat diserap lebih cepat,” katanya.

AKBAR TRI KURNIAWAN