foto

Ratusan karyawan PT Freeport Indonesia mogok kerja.. ANTARA/Spedy Paereng

Polisi dan Petugas Securicor Bersitegang di Tambang Freeport  

TEMPO.CO, Timika - Peristiwa bentrokan nyaris terjadi antara satpam PT Freeport Indonesia dan polisi dengan sekelompok orang berseragam dari PT Grup 4 Securicor yang mengenakan perlengkapan keamanan lengkap, Rabu, 21 September 2011.

Menurut sejumlah saksi, satuan pengamanan bayaran ini pada pagi buta berhamburan keluar dari dalam terminal pekerja Gorong-gorong. Mereka sempat bersitegang dengan satpam PT Freeport Indonesia dan sejumlah polisi yang berjaga di Gorong-gorong.

Menurut Wakil Komandan Kepolisian Resor Mimika, Komisaris Polisi Mada Indra Laksanta, hanya terjadi miscommunication. "Tidak ada insiden, hanya miscommunication. Mereka niatnya bantu pengamanan, tapi tidak ada koordinasi," kata Mada.

Insiden serupa juga terjadi pada saat yang hampir bersamaan di Pos Keamanan Mile 28. Sekelompok orang berseragam ini juga bersitegang dengan petugas yang menjaga Pos Keamanan di mile 28, dekat Bandara Moses Kilangin, Timika.

Menurut seorang petugas keamanan yang bertugas di Pos Keamanan mile 50, ketegangan juga terjadi karena petugas Securicor sebanyak satu bus yang dipimpin orang berkewarganegaraan asing menolak pemeriksaan Satuan Pelopor Pasukan Brigade Mobil.

Pada Selasa, 20 September malam, Kepala Bidang Organisasi SPSI Freeport, Virgo Solossa, menyampaikan pesan ke sejumlah wartawan bahwa pihaknya mengidentifikasi dua mobil bernomor polisi: DS 1643 dan DS 1500 digunakan untuk mengintimidasi pekerja yang melakukan aksi mogok kerja.

"Terkesan ada upaya mempropaganda karyawan agar mau naik bekerja dan memancing emosional karyawan yang sedang menggelar aksi agar terjadi konflik," tulis Solossa dalam pesannya.

Pada Rabu pagi beberapa pekerja Freeport terlihat kembali ke tempat kerja melalui terminal Gorong-gorong. Sementara menurut Andre, pekerja di bagian operation, unit produksi Freeport masih lumpuh. "Belum ada produksi karena karyawan masih banyak yang di Timika," kata Andre.

TJAHJONO EP