foto

AP/Bullit Marquez

Tiga Tim Baru Jajal Liga Basket ASEAN 2012

TEMPO.CO, Jakarta - Kompetisi bola basket ASEAN Basketball League akan kembali bergulir mulai Januari 2012 mendatang. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan liga basket antarklub tingkat Asia Tenggara akan ada tiga tim baru yang turut serta. Ketiganya adalah San Miguel Beermen (Filipina), Bangkok Basketball Holding (Thailand), dan Saigon Sports Academy Basketball (Vietnam).

Presiden Federasi Basket Asia Tenggara (SEABA) Erick Tohir menyatakan kehadiran tim baru ini akan menjadi warna tersendiri dalam kompetisi. "Saya berharap kehadiran tim baru ini bisa membuat liga ini menjadi kompetitif. Para pemainnya pun bisa menjadi tumpuan tim nasional masing-masing negara," katanya dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senin, 26 September 2011.

Erick menjelaskan, jumlah tim ini kemungkinan bisa berubah mengingat ada permintaan dari beberapa klub untuk ambil bagian. Salah satunya dari tim Brunei Barracudas yang sempat menyatakan mundur dari liga ini. "Namun kami tentunya ingin melihat lagi tim mana saja yang pantas masuk," ujarnya. Dia menambahkan terdapat sekitar tiga tim baru lagi yang juga ingin bergabung.

Meski begitu, Erick menyatakan tidaklah mudah untuk langsung menerima tim-tim baru tersebut. Apalagi ada yang berasal dari Filipina, yang sudah diwakili oleh dua tim. "Sesuai dengan aturannya dulu Filipina, Thailand, Malaysia, dan Indonesia bisa diwakili dua tim," katanya. Menurutnya, yang paling memungkinkan adalah menerima kembali Barracudas ke dalam musim kompetisi 2012. "Karena tim ini juga merupakan founder," ujar Erick lagi.

Sebelumnya ABL diikuti enam klub termasuk Satria Muda Britama yang mewakili Indonesia. Filipina juga sudah diwakili Air Asia Philipine Patriots yang menjadi jawara musim pembuka. Thailand juga sudah diwakili Chang Thailand Slammers yang menjadi juara musim 2010 lalu. Selain itu, ada Brunei Barracudas (Brunei Darussalam), Westport KL Dragons (Malaysia), dan Singapore Slingers.

Kehadiran tim asal Vietnam memang menjadi catatan tersendiri mengingat olahraga basket tidak terlalu populer di sana. CEO SSA Basketball Henry Nguyen berharap keikutsertaan perdana timnya di ABL bisa menjadi pengalaman yang sangat baik. "Memang berlaga di liga seperti ini akan sangat kompetitif dan membuat kami harus bekerja keras. Tapi ini akan menjadi pengalaman yang baik," katanya.

Lain halnya dengan Filipina yang kini akan diikuti tim yang bisa jadi sangat kuat. CEO San Miguel Beermen Jose Emanuel Eala berharap timnya memang bisa langsung bersaing. "Dengan masuk dalam kompetisi tingkat regional seperti ini, kami berharap bisa kompetitif dengan tim-tim yang sudah bagus," ujarnya. CEO Philipines Patriots Mike Romero sangat berharap kehadiran tim satu negaranya bukan sebagai rivalitas saja. "Tpi justru untuk membawa warna di dalam kompetisi," katanya.

Kali ini, dengan menggunakan skuad yang sama, Indonesia akan diwakili dengan nama baru Indonesia Warriors. Meski berubah nama, tim ini tetap akan diperkuat oleh pemain dari Satria Muda Britama. Tiga pemain yang dipastikan turun adalah Mario Wuysang, Rony Gunawan, dan Amin Prihantono.

EZTHER LASTANIA