foto

Ilustrasi Kekerasan Terhadap Anak (childline.gi)

Guru Pukul Murid Hingga Pingsan  

TEMPO.CO, Jakarta - Kekerasan guru terhadap anak murid diadukan ke Markas Polres Jakarta Barat, Selasa 27 September 2011. Kekerasan itu dilaporkan terjadi di Sekolah Menengah Pertama Boarding School Islam Terpadu Insan Al-Mubarak, Joglo, Jakarta Barat.

Boeing Karnadi melaporkan anaknya, AS, 14 tahun, mengalami kekerasan oleh gurunya sendiri. KH, 25 tahun, sang guru, diduga telah memukul AS hingga siswa kelas 3 itu mengalami sobek di pelipis kanannya. “Sampai sekarang dia (AS) masih trauma,” kata Boeing.

Menurut Boeing, pemukulan itu terjadi pada Kamis pagi (22 September) pekan lalu. Saat itu, sejumlah siswa asrama bermain di koridor dekat ruangan guru. Namun tingkah laku murid-murid tersebut mendapat bentakan dari sang guru dari dalam ruangan. "Karena dibentak, satu anak menggedor pintu dan lari," cerita Boeing ke wartawan.

Tapi sial, tindakan siswa menggedor pintu itu malah berakibat buruk ke anaknya. Sebab tidak lama setelah penggedoran, AS melintas di koridor. "Melihat haya ada anak saya, KH memukul punggungnya hingga jatuh lalu pukul pelipis mata dia sampai pingsan," katanya.

Boeing mengetahui kondisi anaknya yang pingsan dan dibawa ke rumah sakit setelah mendapat telepon dari sekolah. Kepadanya, KH mengaku menyesal dan minta maaf namun menolak bertanggungjawab. "Dia juga berusaha baik dengan anak saya, tapi AS tetap ketakutan," ujar dia.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak, Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Budi, mengatakan kalau penyidik sudah memeriksa Boeing sebagai pihak pelapor. “Korban belum diminta keterangan karena masih syok dan pemeriksaan guru kami jadwalkan secepatnya," kata Budi.

Adapun Kepala Sekolah Suwito Kurniawan mengakui adanya kasus pemukulan itu. Namun dia belum mau memberi penjelasan. "Lebih jelasnya besok pagi pukul 09.00 WIB," ujar Suwito.

CORNILA DESYANA