ANTARA/Ismar Patrizki
Topik
Timnas Basket Putra Uji Coba ke Australia
Interaktif, Jakarta - Tim basket putra Indonesia akan kembali diuji kemampuannya menjelang SEA Games XXVI November nanti. Kali ini pelatih Rastafari Horongbala akan membawa timnya dalam kejuaraan Cable Beach Invitation yang berlangsung pada 28 September-12 Oktober ini.
"Pertandingan seperti ini memang harus selalu dilakukan agar anak-anak selalu bisa memperbaiki kesalahan," katanya saat ditemui di sela-sela latihan, Selasa, 27 September 2011.
Pada kejuaraan yang akan berlangsung di Australia nanti Mario Wuysang dkk. akan berhadapan dengan setidaknya empat tim berbeda. Salah satunya bahkan merupakan tim peserta Liga Basket ASEAN (ABL), Singapore Slingers. Selain itu Indonesia juga akan diuji melawan tim-tim lain dari Asia seperti Shanghai Sharks, Southwest Slammers, dan Albany Raiders.
"Yang ditekankan nantinya adalah untuk melihat bagaimana anak-anak mengatasi pressure dan bagaimana mereka bertahan," kata Rastafari.
Pelatih yang akrab dengan sapaan Coach Fari itu menilai timnya sudah mengalami peningkatan yang baik. Dia melihat perkembangan yang pesat saat anak-anak asuhnya tampil di Kejuaraan FIBA Asia 2011. "Sistem sudah bisa dijalankan dengan baik. Kami tidak pernah kecolongan saat fastbreak," ujarnya.
Dia pun cukup puas mengingat kini Indonesia bisa memperbaiki peringkat dari urutan ke-15 di tahun 2009 ke peringkat 13. "Kami bisa naik peringkat," katanya.
Bagi Fari, masalah utama dalam laga tingkat Asia itu adalah postur tubuh. "Itu memang sesuatu yang sulit diatasi. Postur badan memang berpengaruh besar. Pemain bisa sangat kewalahan menjaga pemain yang badannya lebih besar," katanya.
Setidaknya saat bermain melawan tim-tim bagus seperti Jepang, Yordania, dan Suriah anak-anak asuh Coach Fari tetap bisa memberikan perlawanan. "Lawan Jepang kami masih bisa melawan di babak (kuarter). Saat bertemu Suriah juga bisa memimpin tiga babak," ujarnya.
Selepas dari Australia, tim akan berlatih di arena pertandingan SEA Games nanti, Britama Arena Kelapa Gading. "Memang sudah saatnya juga kami penyesuaian dengan kondisi lapangan. Lantainya merupakan lantai baru," kata Fari lagi.
Dia menambahkan, yang akan sangat merepotkan adalah pencarian lawan uji coba selama berlatih di Kelapa Gading. Menurutnya tim sudah sangat bagus jika dihadapkan dengan tim-tim berat. "Mereka tidak takut," ujarnya.
Namun di saat harus kembali berhadapan dengan tim-tim dari klub peserta Liga Basket Nasional (NBL), Coach Fari menilai anak-anak asuhnya bisa menjadi terlalu percaya diri. "Mereka sudah merasa bisa menang. Ini yang sebisa mungkin harus dihindari saat bertanding nanti," katanya.
EZTHER LASTANIA





