foto

ilustrasi kapal tenggelam. coachella.com

Kapal Tenggelam, Dua Orang Hilang  

TEMPO.CO, Kupang - Kapal nelayan di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan tenggelam di perairan Pulau Tiga. Kapal tenggelam diduga dihantam gelombang tinggi dan angin kencang.

Akibatnya, dua nelayan, yakni Dayat Bakrim, 18 tahun, dan Bernadus Wato, 53 tahun, hilang. Sedangkan sembilan nelayan lainnya selamat dalam musibah itu. "Tim penolong terus melakukan pencarian terhadap dua nelayan yang hilang," kata Bupati Flores Timur Yoseph Lagadoni Herin yang dihubungi wartawan dari Kupang, Selasa, 27 September 2011.

Dia menduga kedua korban masih terjebak dalam kapal tersebut sehingga tim penyelamat harus menyelam hingga ke dasar laut. "Kemungkinan mereka masih berada di kapal itu," katanya.

Nakhoda kapal Arman Ali, 38 tahun, mengatakan kapal dihantam gelombang tinggi sejak Ahad, 25 September 2011, sebelum akhirnya tenggelam, Senin, 26 September 2011.

Para nelayan sedang dalam pelayaran ke perairan Pulau Tiga untuk menangkap ikan. Gelombang laut yang tidak reda membuat mereka memutuskan untuk kembali ke darat. Dalam pelayaran pulang itulah kapal oleng dan tenggelam.

Saat kejadian, Dayat berada di kamar mesin dan Bernadus sedang tidur. "Kami sempat memanggil mereka agar ikut menyelamatkan diri, tapi belum sempat menyelamatkan diri, kapal sudah tenggelam," katanya.

Pencarian yang dilakukan tim penolong gabungan dari Polri, TNI, dan nelayan setempat terhadap dua korban tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil.

YOHANES SEO