foto

Adrianti Firdasari. TEMPO/ Amston Probel

Firda Kandas Ditangan Pemain Thailand

TEMPO.CO,Samarinda - Dua pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Belaetrix Manuputi dan Fransiska Ratnasari, berhasil meraih tiket perempat final turnamen Grand Prix Gold Indonesia Terbuka 2011. Sayangnya, Adrianti Firdasari disingkirkan Nichaon Jindapon asal Thailand. Firda kalah dua set langsung 21-18, 21-17.



 



Firda mengaku kekalahan ini karena kondisi badan yang kurang fit sehingga mengganggu permainan di lapangan. "Saya main kurang enak," kata Firdasari kepada wartawan, Kamis 29 September 2011.



 



Di awal game, Firda masih menguasai permainan. Strategi serangan yang dibangun Firdasari berjalan mulus. Namun, memasuki pertengahan hingga perolehan angka kritis, justru konsentrasi Firda buyar. "Saya ingin buru-buru cepat selesai, jadi saya menurunkan bola. Celakanya musuh sudah siap dengan bola-bola bawah saya," katanya.



 



Dengan kekalahan ini, Firdasari mengaku akan lebih konsentrasi pada SEA Games XXVI November mendatang. Ia akan mengevaluasi seluruh kekurangan permainannya. "Saya itu lemah kalau bola-bola silang, gerakannya lambat, apalagi didorong ke belakang," ujarnya.



 



Sementara itu, Fransiska Ratnasari melaju setelah menang dari Mitani Minatsu dua set langsung, 21-18 dan 23-21. Balaetrix Manuputi juga melaju setelah mengalahkan Sannatasah Saniru, Thailand. Manuputi menang dua set langsung 21- 9 dan 21-13.



 



FIRMAN HIDAYAT