foto

Markis Kido dan Hendra Setiawan. TEMPO/FIRMAN HIDAYAT

Langkah Kido/Hendra Terhenti

TEMPO.CO, Samarinda - Secara mengejutkan pasangan Markis Kido dan Hendra Setiawan kalah dari pasangan nonunggulan asal Malaysia, Yao Han Ow dan Wee Kiong Tan, di babak perdelapan final turnamen Indonesia Open Grandprix Gold 2011, Kamis, 29 September 2011. Pasangan senior Indonesia ini menyerah dua set langsung, 17-21 dan 13-21.

Sejak pertandingan digelar ganda putra tuan rumah banyak melakukan kesalahan sendiri. Hendra Setiawan kerap berbuat kesalahan, sehingga bola tak bisa melewati net. Terlebih lagi bola-bola pendek pemegang juara Olimpiade ini sering menyangkut di net.

Kekalahan pasangan tuan rumah mulai tampak sejak poin 14 sedangkan lawan memperoleh 16 poin. Selisih dua angka ini terus berjalan hingga perolehan angka 17-19. Kido/Hendra tak mampu lagi mengejar ketertinggalan hingga set pertama ditutup dengan kekalahan 17-21.

Set kedua kesalahan-kesalahan di set pertama masih sering terjadi. Bola-bola pendek lawan sering menyulitkan Kido/Hendra. Sejak awal set kedua perolehan poin selalu tertinggal dari pasangan Malaysia. Hingga istirahat, pasangan Indonesia hanya mengemas 7 poin, sedangkan Malaysia 11.

Kido/Hendra sempat mengejar ketertinggalan hingga perolehan poin 13-13. Tapi pasangan Malaysia ini bisa menguasai pertandingan hingga bisa meninggalkan poin Kido/Hendra. Pasangan tuan rumah tak berkembang, hingga harus puas dengan skor akhir 13-21.

FIRMAN HIDAYAT