amazon.com
Topik
Alarm Wasabi dan Kumbang Mengawini Botol Raih Hadiah Ig Nobel 2011
TEMPO.CO, Cambridge - Peneliti teknologi alarm beraroma wasabi bagi orang tuli, peramal kiamat yang gagal dan bahaya orang mengemudi sambil menahan kencing terpilih sebagai pemenang Hadiah Ig Nobel 2011. Anugerah bagi penelitian paling nyeleneh itu diumumkan di kampus Harvard University di Cambridge, pada 29 September 2011.
Tim ilmuwan Jepang membuat alarm yang beraroma wasabi, pasta hijau dari sejenis akar horseradish yang biasa disantap bersama sushi itu sebagai alarm kebakaran. "Alarm itu amat berguna bagi orang tuli yang tak bisa dibangunkan dengan alarm biasa seperti suara, vibrasi atau lampu kilat," kata Makoto Imai, ahli psikiatri di Shiga University of Medical Science.
Wasabi mengandung allyl isothiocyanate,senyawa yang menciptakan bau khas yang dapat dideteksi ketika orang tidur sekalipun. Sebelum memilih wasabi, tim itu telah mencoba 100 jenis bau, termasuk telur busuk.
Anugerah Ig Nobel diselenggarakan oleh majalah "Annals of Improbable Research". Sejak tahun 1991, anugerah ini menjadi parodi bagi hadiah Nobel yang serius dan prestisius.
Sejumlah penerima Nobel juga pernah mendapatkan penghargaan Ig Nobel karena pernah menerbitkan makalah ilmiah yang bikin orang garuk-garuk kepala. Pun sebagian penyeleksi pemenang Anugerah Ig Nobel berasal dari pemenang Nobel dan ilmuwan terkenal lainnya.
Berikut adalah daftar pemenang dan capaian "yang membuat orang tertawa lalu berpikir":
Bidang Fisiologi: Anna Wilkinson, Natalie Sebanz, Isabella Mandl, dan Ludwig Huber dengan judul makalah "Tak Ada Bukti Bahwa Menguap Menular Pada Kura-kura Kaki Merah".
Bidan Kimia: Makoto Imai, Naoki Urushihata, Hideki Tanemura, Yukinobu Tajima, Hideaki Goto, Koichiro Mizoguchi, dan Junichi Murakami atas penelitian alarm beraroma wasabi sebagai tanda bahaya.
Bidang Kedokteran: Matthew Lewis, Peter Snyder, Robert Feldman, Robert Pietrzak, David Darby, Paul Maruff bersama Mirjam Tuk, Debra Trampe dan Luk Warlop atas penelitian yang sama bahayanya mengendarai mobil dalam keadaan menahan kencing atau menenggak minuman keras.
Bidang Psikologi: Karl Halvor Teigen atas upaya meneliti kenapa manusia mengeluh dengan menarik nafas panjang.
Bidang Sastra: John Perry atas teori mengenai menunda-nunda pekerjaan yang menyebutkan bahwa untuk menjadi orang berprestasi harus mendahulukan hal penting sambil mengabaikan pekerjaan lain yang jauh lebih penting.
Bidang Biologi: Daryll Gwynne dan David Rentz atas penemuan bahwa kumbang jenis tertentu mencoba untuk kawin dengan botol bir Australia.
Bidang Fisika: Philippe Perrin, Cyril Perrot, Dominique Deviterne, Bruno Ragaru, dan Herman Kingma atas upaya memahami kenapa pelempar cakram cepat pusing sementara pelempar palu tidak merasakan hal serupa.
Bidang Matematika: Terdiri dari barisan peramal kiamat yang gagal yaitu Dorothy Martin, Pat Robertson, Elizabeth Clare Prophet, Lee Jang Rim, Credonia Mwerinde, dan Harold Camping yang mengajarkan manusia untuk berhati-hati dalam membuat asumsi dan perhitungan matematika.
Bidang Perdamaian: Arturas Zuokas (politisi Lithuania) atas upaya memecahkan persoalan parkir ilegal dengan menghancurkan kendaraan menggunakan tank.
Bidang Kesehatan Publik: John Senders atas eksperimen bagaimana penutup helm sering terlepas ke depan saat berkendara di jalan tol.
SCIAM | ANTON WILLIAM





