foto

Vladimir Putin. REUTERS/Alexander Zemlianichenko

Putin Terkait Raksasa Minyak Rusia?

TEMPO.CO, Moskow - Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya blak-blakan bicara soal salah satu tuduhan korupsi paling serius terhadapnya, pada Rabu waktu Moskow (kemarin WIB). Dikatakannya, dia tak membantu bisnis Gennady Timchenko menyemai kerajaan perdagangan minyak Gunvor.

Timchenko berulang kali membantah spekulasi media bahwa kedekatannya dengan Putin berada di balik kesuksesan bisnisnya. Menurut majalah Rusia, Finans, dia berada di peringkat 17 orang terkaya Rusia.

Putin, yang bakal kembali ke Kremlin berebut dalam pemilihan presiden tahun depan setelah empat tahun menjadi perdana menteri, mengakui bahwa dia mengenal Timchenko, memujinya sebagai orang bisnis yang bekerja keras memulai usahanya dari nol.

“Semua yang terkait ke kepentingan bisnis (Timchenko) adalah urusan pribadinya. Saya tak pernah mendekatinya, dan saya tidak bermaksud demikian. Saya harap dia tak menunjuk hidung ke urusan saya juga,” ujar Putin selama perbincangan dengan para penulis dan penerbit Rusia, setelah editor Zakhar Prilepin bertanya apa tanggapannya soal fakta bahwa Timchenko memiliki kewarganegaraan Finlandia.

Para pengkritik menuduh, tumbuhnya raksasa Gunvor dari pemain kecil pada 2003 menjadi ketiga terbesar di dunia pada akhir masa jabatan kedua Presiden Putin pada 2008--dengan omzet tahunan lebih dari US$ 70 miliar dan sedikitnya menguasai sepertiga pasar ekspor minyak Rusia---tidak akan mungkin terwujud tanpa hubungan Timchenko ke Putin.

“Saya kenal warga Timchenko sudah lama, sejak saya bekerja di St. Petersburg,” tutur Putin. Dia memang bekerja di kantor Wali Kota St. Petersburg pada awal 1990-an ketika Timchenko dan kawannya, kata Putin, bergiat seputar unit perdagangan minyak dari kilang Kirishi dan memprivatisasinya.

“Itu bukan kemarin atau sehari sebelum kemarin dia masuk ke dunia usaha. Dia datang segera setelah privatisasi dimungkinkan. Saya jamin saya tahu banyak yang ditulis soal itu, tanpa apa pun partisipasi di bagian saya,” kata Putin.

Timchenko, bersama mantan mitra judo Putin, Arkady Rotenberg, dan ilmuwan yang banting setir menjadi bankir, Yuri Kovalchuk, disebut-sebut sebagai grup pengusaha yang oleh oposisi Rusia dilabeli “Para Teman Putin”, dan diduga terkait dengan sang perdana menteri.

Kawat-kawat diplomatik Amerika Serikat yang dibocorkan WikiLeaks tahun lalu menyimpulkan bahwa Putin adalah salah seorang pemilik Gunvor.

REUTERS | THE MOSCOW TIMES | FINANCIAL TIMES