TEMPO/Imam Sukamto
Topik
Panglima Sebut BAIS Tetap Menginduk ke Cilangkap
TEMPO.CO, Jakarta - Rancangan Undang-Undang Intelijen Negara yang sedang dimatangkan oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat mengatur posisi Badan Intelijen Strategis Tentara Nasional Indonesia (BAIS TNI) berada di bawah koordinasi Badan Intelijen Negara (BIN). Padahal sebelumnya dalam struktur organisasi TNI Badan Intelijen Strategis bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono mengatakan perubahan struktur ini tidak akan banyak membawa perubahan dalam kerja intelijen TNI. "Soal peran dan fungsinya masing-masing tentu tetap akan menginduk pada organisasi masing-masing," kata di usai memimpin gladi resik upacara peringatan HUT ke-66 TNI di Markas Besar TNI Cilangkap Jakarta Timur, Senin 3 Oktober 2011.
Menurut Panglima, pada dasarnya Badan Intelijen TNI memiliki tugas mengumpulkan data untuk kepentingan tugas pokok TNI. Masing-masing badan intelijen memiliki peran, fungsi, dan tugas sesuai dengan kebutuhan institusi. Badan intelijen TNI, kata Agus, adalah penyuplai informasi data intelijen yang digunakan untuk mendukung tugas pokok TNI.
Soal bagaimana kerja BAIS nantinya kalau sudah berada di bawah koordinasi BIN memang masih perlu didiskusikan lebih lanjut. Beberapa informasi memang bisa saling dibagi di antara kedua institusi tersebut. "Tentu ada tataran tertentu tentang koordinasi itu. Misalnya, masalah informasi tentang terorisme. Itu yang bisa dikoordinasikan," katanya.
Namun, kata dia, perlu dikaji lebih jauh apa yang bisa dikoordinasikan oleh kedua intelijen karena pada dasarnya intelijen digunakan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok. "Nanti akan kami lihat setelah UU Intelijen ini disahkan, di bawah koordinasinya itu seperti apa? Nanti akan dibahas lebih lanjut," kata Panglima.
Namun Agus meyakini koordinasi itu terkait dengan persoalan saling berbagi informasi serta kegiatan-kegiatan yang sifatnya bisa dan harus terkoordinasi antarkedua institusi. Kegiatan tersebut di luar tugas dan fungsi pokok masing-masing badan intelijen.
KARTIKA CANDRA





