Pilot Casa 212 Dimakamkan di Pondok Kopi  

TEMPO.CO, Jakarta - Jenazah pilot Casa 212-200, Famal Ishak bin Muhammad Ishak, dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Malaka, Pondok Kopi, Jakarta Timur, Senin, 3 Oktober 2011. Ratusan orang turut mengantar jenazah pilot pesawat Casa 212 yang jatuh di Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, itu ke pemakaman.

Keponakan almarhum, Ruzito, mengatakan jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 08.30. "Setelah itu ada upacara penyerahan dari NBA dan Brimob," kata dia.

Mobil yang membawa peti jenazah Famal tiba di area pemakaman pada pukul 10.08 WIB. Puluhan pilot dari Pelita Air dan PT Nusantara Buana Air juga ikut mengantar kepergian Famal. Sesuai permintaan keluarga, Famal dimakamkan di dekat kuburan orangtuanya.

Dalam prosesi pemakaman itu, tampak istri Famal, Nur Wahidah, didampingi oleh putranya yang memegang foto sang ayah. Saat peti jenazah sang suami dimasukkan ke liang lahat, tangis Nur tak terbendung lagi.

Famal menerbangkan Casa 212 dari Bandara Polonia, Medan, menuju Kutacane, Aceh, pada Kamis, 29 September 2011. Pesawat  milik PT Nusantara Buana Air jatuh di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara, Kamis, 29 September lalu. Pesawat tengah menempuh perjalanan dari Medan menuju Kutacane, Aceh Tenggara. Seluruh penumpang dan awak pesawat tewas di posisi duduk masing-masing.

Famal lahir di Jakarta, 4 Februari 1955. Hingga kini, kerabat keluarga masih terus berdatangan ke rumah duka di Komplek Asrama Brimob, Blok F1, RT 007 RW 05, Cipinang. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang putra.

MARTHA THERTINA