Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. TEMPO/ Fransiskus S.
Topik
Tabrak Burung, Batavia Mendarat Kembali
TEMPO.CO, Kupang - Batavia Air Boeing 737 rute Kupang-Denpasar yang sempat terbang sekitar 45 menit harus kembali ke Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), karena menabrak dua ekor burung.
Akibat menabrak dua burung tersebut, mesin Batavia Air mengalami kerusakan sehingga pilot Batavia memilih untuk kembali ke Bandara El Tari Kupang untuk melakukan perbaikan.
"Kita mencium bau hangus di atas pesawat, seperti ada kebakaran dalam pesawat," kata Wati, salah seorang penumpang yang dihubungi wartawan, Senin, 3 Oktober 2011 petang.
Setelah mencium bau hangus itu, menurut dia, penumpang diinformasikan bahwa pesawat telah menabrak dua ekor burung saat take off sehingga harus kembali ke Bandara El Tari Kupang. "Saat ini, pesawat sementara diperbaiki dan penumpang diminta menunggu hingga perbaikan selesai untuk diberangkatkan ke Denpasar," katanya.
Sampai saat ini, pesawat masih dalam perbaikan dan belum ada informasi apakah pesawat Batavia tujuan Denpasar itu batal terbang (cancel).
Petugas informasi Bandara El Tari Kupang, Ani, membenarkan kembalinya pesawat Batavia Air ke Bandara El Tari Kupang setelah sempat take off pada pukul 15.30 WITA. "Batavia sempat mengalami trouble sehingga kembali ke Bandara El Tari," katanya.
Namun dia mengaku belum ada informasi resmi yang disampaikan pihak Batavia Air terkait masalah ini, termasuk pembatalan (cancel) penerbangan tersebut. "Belum ada informasi resmi dari pihak Batavia untuk cancel," katanya.
YOHANES SEO





