Batavia Air
Topik
Akibat Tabrak Burung, Batavia Air Alihkan Penumpangnya
TEMPO.CO, Kupang - Pesawat Batavia Air Boeing 737 seri 300 dengan nomor penerbangan y6756 dengan rute Kupang-Denpasar-Surabaya batal diberangkatkan, karena mengalami gangguan mesin, Senin, 3 Oktober 2011. Gangguan mesin terjadi karena pesawat menabrak gerombolan burung puyuh saat lepas landas di Bandara El Tari Kupang.
"Kita masih menunggu suku cadang untuk perbaikan pesawat tersebut," kata District Manager Batavia Air, Novianto, kepada wartawan di Kupang, 3 Oktober 2011.
Akibat tabrakan segerombolan burung tersebut, mesin bagian kanan mengalami gangguan, tapi pesawat dan penumpang dalam kondisi aman. "Pesawat dan penumpang dalam kondisi aman," katanya.
Dia menjamin ratusan penumpang tujuan Denpasar dan Surabaya akan diangkut kembali menggunakan pesawat Batavia Air lainnya yang akan mendarat di Bandara El Tari Kupang pukul 19.30 WITA. "Kita masih menunggu pesawat satu lagi akan datang untuk mengangkut penumpang," katanya.
Akibat pembatalan itu, sekitar 32 penumpang tujuan Surabaya dialihkan ke pesawat Sriwijaya Air yang akan diberangkatkan pukul 20.15 WITA. "Ada sebagian penumpang yang dialihkan," katanya.
Vincen, penumpang tujuan Surabaya, merasa trauma dengan kejadian jatuhnya pesawat Casa 212-200, Bahorok, Langkat, Sumatera Utara, sehingga ia berencana membatalkan penerbangan ke Surabaya. Apalagi, ia membawa serta seorang anak dan istrinya. "Saya takut, dan sempat berpikir untuk ganti pesawat atau batal untuk terbang," katanya.
YOHANES SEO





