foto

TEMPO/Panca Syurkani

Indosat Luncurkan Mobile Off Portal Advertising  

TEMPO.CO, Jakarta - Indosat meluncurkan channel terbaru untuk layanan mobile advertising, yang disebut Mobile Off Portal Advertising, Selasa, 4 Oktober 2011. Channel iklan yang didukung Ericsson ini diklaim merupakan yang pertama ada di Indonesia.

Indosat Mobile Off Portal Advertising akan menampilkan iklan yang berada di bagian atas atau bawah suatu portal yang didukung oleh jaringan operator Indosat. Iklan tersebut dapat dilihat saat pengguna browsing mobile portal dari perangkat bergerak, seperti handphone, tablet atau netbook berbasis OS mobile.

Kapasitas iklan berbentuk teks ini besarnya kurang dari 1 kilobyte. Pengguna yang tidak menghendaki layanan tersebut juga dapat menonaktifkannya.

Sumantri Joko Yuwono, Group Head Product Development and Management Indosat mengatakan baik pengguna maupun pengiklan akan mendapat keuntungan dari Mobile Off Portal Advertising. "Bagi pengguna, selain mendapatkan informasi mengenai produk, ia bisa memperoleh keuntungan seperti bonus pulsa," ujarnya dalam acara peluncuran di kantor Indosat, Jalan Medan Merdeka Jakarta Pusat.

Salah satu fitur dalam Mobile Off Portal Advertising adalah layanan berbasis lokasi. Bila pengguna bersedia memasukkan lokasinya, tautan iklan yang ditampilkan bisa berhubungan kondisi di sekitarnya, misalnya misalnya diskon produk yang digelar dekat dengan lokasi keberadaannya.

Sementara itu keuntungan yang didapat pemasang iklan adalah kemudahan untuk memilih target konsumen sesuai karakteristik yang diinginkan, seperti umur atau jenis kelamin. "Pengiklan juga dapat memantau dengan cepat siapa yang mengklik iklannya. Pagi pemasangan iklan, siang hari sudah bisa didapat datanya," ujar Sumantri.

Biaya pemasangan iklan ini mulai dari US$ 1,3 per 1000 view. Meski tidak menyebutkan angka, Sumantri berharap Mobile Off Portal Advertising dapat meningkatkan pendapatan Indosat dari iklan. "Tahun ini diperkirakan pendapatan dari iklan mencapai Rp 100 miliar, naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 65 miliar," ujarnya. Tahun depan diharapkan pendapat iklan meningkat dua kali lipat dari tahun ini. Indosat sendiri, dengan mobile advertising bermerk "i-klan" telah memiliki 20 channel lain selain Mobile Off Portal Advertising, dan dimanfaatkan oleh lebih dari 300 partner untuk beriklan.

RATNANING ASIH