foto

Unjuk rasa melawan rezim suriah. (arabnews)

Suriah Tahan 3.000 Aktivis di Rastan  

TEMPO.CO, Beirut - Pasukan keamanan Suriah, Senin, 3 Oktober 2011, melakukan penggeledahan dari rumah ke rumah sehubungan dengan kian maraknya perlawanan kelompok oposisi untuk menjungkalkan rezim. Mereka menahan 3.000 aktivis menyusul demonstrasi di Kota Rastan, pekan lalu.

Selain menghadapi para aktivis dan kelompok oposisi, militer Suriah juga bentrok dengan anggota militer desersi yang membentangkan spanduk berisi antirezim di Rastan. Konflik ini begitu meluas dan dikhawatirkan akan menimbulkan perang saudara.

Kelompok oposisi Komite Koordinasi Lokal mengatakan untuk sementara konflik berhenti sejenak karena militer menghentikan operasi setelah memakan korban lusinan orang tewas. Ketika dimintai konfirmasi oleh wartawan, Komite membenarkan bahwa militer telah menghentikan operasi dan menahan 3.000 aktivis di Kota Rastan.

Salah seorang aktivis mengatakan kepada the Associated Press melalui telepon, para aktivis itu ditahan di sebuah pabrik semen, sekolah, sports club, dan empat kompleks pergudangan.

"10 keluarga saya ikut ditahan," ujar aktivis yang hanya bersedia disebutkan nama depannya, Hassan, demi keamanan. Dia mengaku saat wawancara dengan AP sedang bersembunyi di kawasan Rastan.

"Situasi di kota sangat mengerikan," tambahnya seraya menyebutkan kota berpenduduk 70 ribu jiwa itu dalam lima hari sejak Selasa pekan lalu dibombardir senjata berat oleh militer Suriah. "Media massa milik pemerintah mengabarkan kini situasi di Kota Rastan sudah mulai normal setelah militer berhasil memburu "para teroris bersenjata."

ARAB NEWS | AL JAZEERA | CA